Tyson Fury mulai mencari alternatif setelah negosiasi untuk pertarungan melawan Anthony Joshua tidak mengalami kemajuan yang signifikan. Salah satu masalah utama yang menghambat pertemuan antara dua mantan juara dunia kelas berat asal Inggris ini adalah perdebatan mengenai lokasi pertandingan.
Fury, bersama dengan penyelenggara acara, Sela, mengusulkan agar pertarungan diadakan di New York, Amerika Serikat. Di sisi lain, Joshua dan promotor Eddie Hearn lebih memilih agar duel tersebut berlangsung di Inggris. Ketegangan ini membuat Fury mulai memberikan tekanan, mengingat sebelumnya ia telah menyatakan bahwa ia akan beralih ke lawan lain jika kesepakatan tidak segera tercapai.
Nama-nama Baru dalam Daftar Lawan
Beberapa petinju yang sempat disebut oleh Fury sebagai calon lawan adalah Agit Kabayel, Daniel Dubois, dan Filip Hrgovic. Namun, kini Fury menambahkan satu nama besar lainnya, yaitu Oleksandr Usyk. Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial, Fury menyatakan kesediaannya untuk kembali menghadapi petinju asal Ukraina tersebut.
Fury bahkan menyebut Usyk sebagai "Sensei" milik Joshua, mengingat Usyk kini terlibat dalam tim latihan Joshua. Dengan gaya khasnya yang provokatif, Fury menantang Usyk untuk menyelesaikan trilogi pertarungan mereka. "Satu nama yang saya lupakan sebelumnya adalah Sensei Joshua, Oleksandr. Saya tahu dia petarung yang berani dan dia tidak memiliki pertarungan dalam waktu dekat. Mari lakukan pertarungan itu di Amerika Serikat. Kali ini saya akan mendapatkan hasil yang adil," ujar Fury.
Peluang Pertarungan Trilogi
Fury kemudian menegaskan keinginannya untuk bertemu Usyk lagi. "Oleksandr, saya adalah Achilles dan saya menunggumu. Mari kita lakukan trilogi. Jika Joshua tidak berani melakukannya, saya tahu kamu punya keberanian dan kamu tahu saya adalah bayaran terbesar yang bisa kamu dapatkan," lanjutnya.
Kedua petinju sudah bertemu dua kali pada tahun 2024, dengan Usyk meraih kemenangan di kedua pertandingan tersebut. Pertemuan pertama berakhir dengan kemenangan split decision untuk Usyk, sementara dalam duel ulang pada bulan Desember, Usyk menang melalui unanimous decision. Kekalahan tersebut memberikan Fury motivasi kuat untuk menginginkan pertandingan ketiga.
Sementara itu, Usyk sebelumnya dikabarkan memiliki rencana untuk menghadapi Deontay Wilder setelah tidak lagi memegang seluruh sabuk juara dunia kelas berat. Jika negosiasi antara Fury dan Joshua terus menemui jalan buntu, pertarungan trilogi melawan Usyk bisa menjadi salah satu opsi terbesar bagi Fury. Pertarungan ketiga ini juga menjadi kesempatan bagi Tyson Fury untuk membalas dua kekalahan sebelumnya dan menunjukkan bahwa persaingan mereka belum berakhir.