Dalam dunia tinju, Tyson Fury dikenal sebagai sosok yang sering melontarkan kritik tajam kepada lawan-lawannya. Namun, setelah Anthony Joshua hampir mengalami kekalahan saat bertanding melawan Kristian Prenga bulan lalu, Fury menunjukkan sikap yang berbeda. Dalam pertarungan comeback tersebut, Joshua terjatuh dua kali pada ronde pertama dan hampir kehilangan kesempatan untuk menang. Meskipun berhasil bangkit dan mengalahkan Prenga dengan knockout di ronde kedua, penampilannya memunculkan banyak pertanyaan menjelang kemungkinan pertarungannya dengan Fury.
Biasanya, Fury tidak melewatkan kesempatan untuk menyindir para rivalnya. Namun, kali ini mantan juara dunia kelas berat tersebut memilih untuk tidak memberikan komentar mengenai performa Joshua. Shane Fury, adik Tyson, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena Tyson tidak ingin menyerang seseorang yang tengah berada dalam situasi sulit. "Tyson tidak pernah menendang orang yang sedang terpuruk. Dia terlalu berjiwa besar untuk melakukan itu. Untuk apa dia mengunggah komentar di internet hanya untuk menghina seseorang yang sedang mengalami masa sulit?" ungkap Shane Fury kepada Boxing King Media.
Persahabatan Tanpa Kebencian
Shane juga menegaskan bahwa tidak ada rasa kebencian pribadi antara Tyson dengan Joshua maupun petinju lainnya. "Tidak ada kebencian antara Tyson dengan siapa pun," tambahnya. Sebelum pertarungan Joshua melawan Prenga, Fury telah terlebih dahulu melakoni laga pemanasan melawan Mariusz Wach. Meskipun penampilannya tidak terlalu mencolok, Fury berhasil mendominasi pertandingan dan mengakhiri duel tersebut pada ronde ketujuh.
Menuju Pertarungan yang Dinantikan
Pertarungan yang telah lama dinanti antara Tyson Fury dan Anthony Joshua dilaporkan semakin dekat untuk terwujud. Pertarungan tersebut diperkirakan akan berlangsung di New York pada bulan November mendatang, meskipun ada kemungkinan Joshua akan memilih untuk menjalani satu laga tambahan sebelum menghadapi Fury, rival senegaranya.