Jakarta - Sebelum pertandingan antara Barcelona dan Real Madrid berlangsung, kontroversi mengenai penunjukan wasit sudah mulai muncul. Ada saran agar laga El Clasico lebih baik dipimpin oleh wasit dari luar negeri. LaLiga telah menunjuk Juan Martinez Munuera sebagai wasit untuk pertandingan yang akan dilaksanakan di Camp Nou pada Senin (26/10) dinihari WIB. Dalam lima pertandingan El Clasico yang dipimpin oleh wasit berusia 44 tahun ini, Real Madrid berhasil meraih tiga kemenangan atas Barcelona.
Namun, Madrid tidak jarang mengkritik kinerja Martinez Munuera dalam beberapa kesempatan, bahkan mereka pernah mengajukan protes resmi kepada Komite Disiplin. Di sisi lain, Barcelona juga pernah mempertanyakan beberapa keputusan yang diambil oleh Munuera selama pertandingan.
Kontroversi Latar Belakang Wasit
Selain itu, terdapat informasi bahwa Martinez Munuera telah membayar biaya untuk pelatihan mental Javier Enriquez, yang merupakan putra dari mantan presiden RFEF, Jose Maria Negreira. Real Madrid sendiri masih meyakini bahwa Negreira menerima suap dari Barcelona terkait keputusan-keputusan wasit.
Pandangan Mantan Kiper Barcelona
Mantan kiper Barcelona, Inaki Pena, berpendapat bahwa LaLiga sebaiknya mempertimbangkan penggunaan wasit non-Spanyol untuk memimpin El Clasico. Menurutnya, pertandingan ini bukan hanya sekadar laga biasa, tetapi juga memiliki atmosfer yang penuh tekanan, sehingga wasit asing dapat mengurangi kecurigaan di antara kedua tim.
"Aku tidak pernah memikirkan soal ini sebelumnya sampai aku mengalaminya sendiri. Akan bagus untuk memiliki wasit-wasit asing untuk memimpin El Clasico," ungkap Pena. Dia menambahkan, "Ini masuk akal karena mereka sudah terbiasa memimpin laga-laga level tinggi sepakbola Eropa, dan hal itu akan menghindari kecurigaan. Lebih jauh lagi, wasit asing akan menghapus keraguan atau miskonsepsi orang-orang tentang mereka sebelum sebuah pertandingan krusial," menjelang laga antara Barcelona dan Madrid.