Karier profesional Oleksandr Usyk, petinju asal Ukraina yang telah lama mendominasi kelas berat, tampaknya akan segera mencapai akhir. Ia kini telah menemukan calon lawan untuk pertarungan terakhirnya, yaitu Deontay Wilder, mantan juara dunia WBC. Informasi mengenai rencana ini disampaikan oleh penasihat Usyk, Serhii Lapin, kepada Mike Coppinger dari The Ring. Dilaporkan bahwa kedua belah pihak sedang mengarah pada pertarungan yang dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat pada Maret 2027.
Sebelumnya, Usyk telah mengindikasikan keinginannya untuk menjalani satu pertarungan besar sebelum mengakhiri kariernya. Keputusan ini muncul setelah pertarungan dramatis melawan Rico Verhoeven yang berlangsung di Piramida Giza, Mesir, pada Mei 2026. Dalam pertarungan tersebut, Usyk menghadapi tantangan berat dari Verhoeven, mantan juara dunia kickboxing asal Belanda. Meskipun sempat tertekan, Usyk berhasil menjatuhkan Verhoeven pada ronde ke-11, dan wasit menghentikan pertarungan meskipun keputusan itu sempat memicu kontroversi.
Rekor dan Tantangan Usyk
Oleksandr Usyk berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkannya dengan 25 kemenangan. Namun, pertarungan tersebut menunjukkan bahwa faktor usia mulai menjadi perhatian bagi petinju berusia 39 tahun ini. Deontay Wilder menjadi pilihan menarik sebagai lawan terakhir, mengingat namanya masih memiliki daya tarik besar di kelas berat. Wilder dikenal sebagai salah satu petinju dengan kekuatan pukulan paling mematikan dalam sejarah divisi ini, dengan 43 kemenangan KO dari total 45 kemenangan profesionalnya.
Meski begitu, performa Wilder dalam beberapa tahun terakhir tidak sekuat saat ia menguasai gelar WBC. Ia mengalami kekalahan beruntun melawan Joseph Parker dan Zhilei Zhang sebelum meraih kemenangan atas Derek Chisora melalui keputusan terbelah. Bagi Usyk, pertarungan melawan Wilder juga memiliki makna tersendiri, mengingat setelah mengalahkan Anthony Joshua dan Tyson Fury, Wilder adalah salah satu nama besar di generasi kelas berat yang belum pernah ia hadapi.
Peluang Terakhir di Amerika Serikat
Pertarungan di Amerika Serikat akan menjadi kesempatan bagi Usyk untuk menutup kariernya di salah satu pasar tinju terbesar di dunia. Penampilan terakhirnya di negara tersebut terjadi pada Oktober 2019, ketika ia menghentikan Chazz Witherspoon pada ronde ketujuh di Chicago. New York menjadi salah satu lokasi yang diinginkan Usyk untuk tampil, sehingga kota ini berpotensi menjadi tempat pertarungan terakhir sang juara dunia dua kelas tersebut.
Walaupun pembicaraan mengenai pertarungan ini terus berlanjut, duel antara Oleksandr Usyk dan Deontay Wilder belum resmi ditandatangani. Namun, arah yang diinginkan oleh kubu Usyk sudah cukup jelas, yaitu satu pertarungan besar di Amerika Serikat sebelum petinju Ukraina itu benar-benar mengakhiri perjalanan panjangnya dalam dunia tinju.