Victor Wembanyama, yang dianggap sebagai talenta langka dalam dunia basket, kini resmi menjabat sebagai kapten tim nasional senior Prancis untuk jendela pertandingan FIBA yang akan datang. Setelah menjalani musim panas yang padat, termasuk bermain catur, berpartisipasi dalam pertandingan rugby, dan menyambut rekan-rekannya dari San Antonio Spurs di Paris, pemain berusia 22 tahun ini kini kembali fokus pada tim nasional.
Wembanyama baru saja bergabung dengan skuad di Orleans untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan mendatang dalam Kualifikasi Piala Dunia FIBA 2027. Ia menyatakan kebanggaan yang mendalam saat mengenakan seragam tim nasional, serta menyadari bahwa tanggung jawab yang diembannya terasa lebih berat karena jadwal pertandingan internasional yang singkat dan pentingnya setiap laga.
Peluang untuk Beradaptasi dan Membangun Tim
Di bawah kepemimpinan pelatih kepala Frederic Fauthoux, Wembanyama melihat periode ini sebagai kesempatan penting untuk beradaptasi dengan staf pelatih, mengintegrasikan rekan-rekan setim baru, dan membangun fondasi jangka panjang menjelang Piala Dunia dan Olimpiade Los Angeles 2028. Dengan postur tinggi yang menguntungkan, ia akan diuntungkan oleh chemistry yang sudah terjalin, mengingat ia kembali bermain bersama peraih medali perak Olimpiade seperti Evan Fournier, Rudy Gobert, dan Matthew Strazel untuk pertama kalinya sejak keberhasilan mereka di Olimpiade Paris 2024.
Persiapan Menjelang Pertandingan Uji Coba
Untuk mempersiapkan diri menghadapi laga-laga resmi, tim Prancis akan melakoni dua pertandingan uji coba melawan Nikola Jokic dan tim Serbia yang kuat, yang masing-masing akan berlangsung di Beograd dan Orleans. Pertandingan ini akan menjadi ujian terakhir sebelum dimulainya kompetisi di Grup L Kualifikasi Eropa.