Logo
Berita Olahraga

Widi Targetkan Paralimpiade Kelima Setelah Raih Medali untuk Ibu

Ni Nengah Widiasih, atlet para angkat berat Indonesia, berambisi tampil di Paralimpiade Los Angeles 2028 setelah meraih medali perunggu di Asian Para Games 2026, meski masih menghadapi cedera.

E
Elvira Adhitama
19 October 2026 18 pembaca
Medali perunggu Asian Para Games 2026 belum menjadi akhir perjalanan Ni Nengah Widiasih. Di tengah cedera bahu yang masih membayangi, atlet para angkat berat Indonesia itu masih menyimpan satu ambisi besar tampil di Paralimpiade LA 2028. (dok.NPCI)
Medali perunggu Asian Para Games 2026 belum menjadi akhir perjalanan Ni Nengah Widiasih. Di tengah cedera bahu yang masih membayangi, atlet para angkat berat Indonesia itu masih menyimpan satu ambisi besar tampil di Paralimpiade LA 2028. (dok.NPCI)

Nagoya: Perjalanan Ni Nengah Widiasih di dunia olahraga belum berakhir meskipun ia telah meraih medali perunggu di Asian Para Games 2026. Atlet para angkat berat asal Indonesia ini memiliki satu cita-cita besar, yaitu tampil di Paralimpiade Los Angeles (LA) 2028, yang berpotensi menjadi penampilan kelimanya dan sekaligus menandai akhir kariernya. Untuk mencapai tujuan tersebut, Widi kini tengah fokus pada pemulihan cedera bahu yang dideritanya dengan bantuan tim medis dan fisioterapis di Solo, Jawa Tengah, serta berusaha meningkatkan peringkat dunia agar bisa mendapatkan tiket menuju Los Angeles.

“Saya punya tim medis dan fisioterapis di Solo yang terus mendampingi pemulihan bahu saya. Target utama saya saat ini adalah fokus menyembuhkan cedera dan mengejar peringkat dunia agar bisa lolos ke Paralimpiade LA dua tahun lagi, yang kemungkinan akan menjadi Paralimpiade kelima sekaligus penutup karier saya,” ungkap Widi.

Menatap Penampilan Terakhir di Asian Para Games

Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, bisa jadi menjadi penampilan terakhir Widi di ajang tersebut. Meskipun demikian, atlet asal Bali ini masih ingin menyelesaikan satu target besar sebelum benar-benar menutup perjalanan panjangnya di kancah olahraga internasional. Sebelumnya, Widi berhasil mempersembahkan medali perunggu dari nomor 41 kilogram putri, yang juga menjadi medali pertama bagi Indonesia di Asian Para Games 2026. Ia mencatatkan angkatan terbaik sebesar 97 kilogram meskipun dalam kondisi bahu yang belum sepenuhnya pulih.

Sementara itu, rekan satu timnya, Eliana, yang juga bertanding di nomor 41 kilogram putri, meraih posisi keenam dengan angkatan terbaik 80 kilogram. Abdul Hadi, yang bertanding di nomor 49 kilogram putra, tidak berhasil mencatatkan angkatan sah dalam tiga kali percobaan.

Perjuangan yang Belum Usai

Bagi Widi, perjuangan ini belum berakhir. Setelah berhasil mempersembahkan medali untuk mendiang ibunya di Nagoya, ia kini bersiap menghadapi tantangan selanjutnya, yaitu memulihkan diri, mengejar tiket untuk Paralimpiade, dan menutup kariernya dengan satu penampilan terakhir di panggung dunia. Raihan medali perunggu Widi menempatkan Indonesia sementara di posisi keenam dalam klasemen medali pada hari pertama pertandingan Asian Para Games 2026.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait