Dalam pertandingan IBL, Bogor Hornbills berhasil mengakhiri perlawanan dari Pacific Caesar Surabaya. Widyanta Putra Teja, yang berposisi sebagai guard, memberikan pernyataan setelah kemenangan tersebut.
Hornbills sempat tertinggal 0-6 dalam dua setengah menit pertama, sebelum Patrick Nikolas memecah kebuntuan dengan mencetak tujuh poin berturut-turut, membawa timnya menyusul menjadi 7-9. David Liberty Nuban kemudian mencetak tembakan tiga angka yang mengubah skor menjadi 10-9. Di kuarter pertama, Hornbills menutup dengan keunggulan 20-14 berkat layup dari Aldy Izzatur Rachman.
Perlawanan Ketat dari Pacific Caesar
Pacific Caesar menunjukkan perlawanan yang kuat di kuarter kedua. Namun, mereka kehilangan poin dari Patrick dan three point play yang dicetak oleh Kelvin Sanjaya, yang membuat mereka tertinggal 34-21. Hingga akhir kuarter kedua, Pacific berhasil memperkecil jarak menjadi delapan angka dengan skor 36-28, berkat kontribusi dari Gregorio Claudie Wibowo. Secara keseluruhan, Pacific berhasil mencetak 12 tembakan dari 29 percobaan.
Kinerja Widyanta dan Tim
Widyanta Putra Teja mencatatkan tujuh poin dan dua assist, memimpin bangku cadangan Hornbills yang menyumbang total 17 poin di babak pertama. Tim Hornbills juga menunjukkan penguasaan bola yang baik, dengan hanya dua kali melakukan turnovers dalam dua kuarter tersebut.
Dalam wawancara di jeda permainan, Widyanta mengakui bahwa tantangan utama timnya adalah lambatnya awal permainan. "Masalah dari awal, selalu slow start. Kami masih harus mencari cara bagaimana bisa start strong, sejak awal," ujarnya. Dia juga menambahkan, "Saya pikir untuk kontribusi seharusnya tidak ada masalah. Ini turnamen, jadwalnya padat, sehingga semua pemain harus memberikan kontribusi."
Dengan kemenangan ini, Hornbills sementara memimpin klasemen Grup A dengan rekor 2-1.