Logo
Basket

Willy Hernangomez Siap Berkontribusi sebagai Pemain di Unicaja

Willy Hernangomez resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Unicaja setelah meninggalkan Barcelona. Ia menegaskan tidak datang untuk menjadi pemimpin, melainkan siap menjalankan peran sebagai anggota ti...

A
Anggun Ratnasari
18 August 2026 43 pembaca
Willy Hernangomez Datang Bukan Jadi Pemimpin di Unicaja
Willy Hernangomez Datang Bukan Jadi Pemimpin di Unicaja

Setelah menyelesaikan masa baktinya di Barcelona Basket, Willy Hernangomez memulai pramusim pada hari Senin dengan diperkenalkan sebagai pemain baru Unicaja. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan semangat antusiasme dan kerja keras yang menjadi motivasinya untuk bergabung dengan tim ini.

Menanggapi Harapan Klub

Juanma Rodríguez, manajer tim, berusaha meredakan tekanan yang ada, meskipun klub merasa puas telah mendapatkan "pemain yang memiliki kualitas tinggi" seperti Hernangomez. Pemain asal Madrid ini menyatakan dengan tegas bahwa ia tidak datang untuk mengambil alih peran kepemimpinan dalam tim. "Saya tidak datang ke sini untuk menjadi pemimpin; saya sudah siap menjalankan peran sebagai prajurit," ujarnya.

Hernangomez juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada presiden klub, Juanma, serta pelatih Txus, atas kesempatan yang diberikan untuk mengenakan seragam Unicaja yang kaya akan sejarah. "Ini adalah kesempatan untuk bermain di kota yang luar biasa dan di hadapan penonton yang sebelumnya pernah menjadi lawan tangguh bagi saya; saya sungguh ingin mengerahkan 120% kemampuan saya dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan, serta memenuhi segala hal yang diharapkan Txus dari saya. Saya sangat menghargai sambutan hangat dari para penggemar di Malaga, dan saya sudah tidak sabar untuk mulai bekerja," tambahnya saat pertama kali berbicara di depan media.

Mentalitas Tim yang Kuat

Willy Hernangomez melanjutkan dengan menyampaikan pentingnya mentalitas tim. "Saya datang dengan mentalitas layaknya spons—menyerap ilmu dari para pelatih, klub, dan rekan setim yang sudah lebih lama berada di sini, seperti Alberto. Kami bermain bersama di kompetisi tingkat bawah. Tyler, Djedovic, Perry. Kami semua punya peran masing-masing. Musim ini sangat panjang, jadi kami harus siap," jelasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan tegas, "Saya tidak merasa tertekan ataupun merasa sebagai seorang pemimpin. Saya sudah mengenakan helm tempur dan siap menjadi prajurit biasa yang turut berjuang."

Artikel Terkait