Logo
Berita Olahraga

WRT 32 Menyelesaikan Balapan di Posisi Kesepuluh di Barcelona

Tim WRT 32 tidak berhasil meraih podium pada ajang 6 Hours of Barcelona, berakhir di posisi kesepuluh setelah menghadapi berbagai kendala. Sean Gelael dan rekan-rekan mengalami masalah yang mempengaru...

B
Bayu Biru
20 October 2026 20 pembaca
Sean Gelael dan Team WRT 32 finis ke-10 di 6 Hours of Barcelona. (ND)
Sean Gelael dan Team WRT 32 finis ke-10 di 6 Hours of Barcelona. (ND)

Montmelo - Harapan Tim WRT 32 untuk naik ke podium pada ajang 6 Hours of Barcelona harus pupus. Sean Gelael dan timnya hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi kesepuluh. Pada perlombaan kelas LMGT3 FIA WEC 2026 yang berlangsung di Circuit de Barcelona-Catalunya pada Minggu (18/10), WRT 32 memulai balapan dari posisi keenam dengan Darren Leung sebagai pebalap awal.

Leung menghadapi kondisi trek yang sangat basah, namun berhasil menghindari kecelakaan yang menimpa beberapa mobil di awal balapan. Posisi Leung sempat naik-turun; ia pernah berada di posisi keempat, namun kemudian turun ke posisi ketujuh. Setelah menyelesaikan dua stint, Leung bergantian mengemudikan mobil dengan Sean. Saat Sean mengemudikan mobil, mereka sempat mencapai posisi tertinggi di P4, tetapi tingkat degradasi ban yang tinggi membuatnya sulit untuk bertahan di posisi tersebut.

Kendala dan Penalti Menghambat Performa

Selain itu, dua penalti yang berupa tambahan waktu 5 detik pada pit stop akibat insiden yang melibatkan Leung dan Sean, di mana mereka dianggap melakukan kontak dengan mobil lain, turut mempengaruhi posisi mereka di lomba. Ketika Augusto Farfus mengambil alih sebagai pebalap terakhir WRT 32, drama belum berakhir. Ia berhasil membawa mobil BMW M4 ke posisi kelima, namun kemudian terdeteksi pelanggaran kecepatan maksimal saat Virtual Safety Car (VSC) berlangsung.

Akibat pelanggaran tersebut, WRT 32 harus menjalani drive through penalty yang membuat posisi mereka melorot hingga P13. Meskipun demikian, Farfus berhasil menyelesaikan balapan di posisi P12. Namun, kemudian ada dua penalti yang menimpa mobil di posisi P8 (Proton Competition #88) dan P11 (Garage 59 #58). Mobil Proton Competition #88 didiskualifikasi karena gagal berada di parc ferme setelah balapan secara mandiri, sementara Garage 59 #58 mengabaikan bendera Hitam dan Oranye yang mengharuskan mereka berhenti di pit untuk memperbaiki kerusakan mobil.

Kesimpulan Balapan

Pelanggaran ini membuat Garage 59 #58 terkena drive through penalty yang dikonversi menjadi tambahan 44 detik dari waktu lomba mereka. Akhirnya, WRT 32 menyelesaikan balapan di posisi ke-10 dan membawa pulang satu poin. "Balapan yang tidak mudah karena berbagai kendala. Kami bersyukur bisa pulang dengan membawa poin," ungkap Sean dalam rilisnya.

Tim The Bend Manthey #92 berhasil meraih kemenangan di kelas LMGT3, sedangkan Toyota #8 memenangkan kelas Hypercar. Putaran terakhir FIA WEC akan dilaksanakan di Monza, Italia, pada 8 November. Sean berpartisipasi di FIA WEC berkat dukungan dari KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Bank Aladin Syariah.

Artikel Terkait