Logo
Olahraga Lain

Agit Kabayel Siap Pertahankan Gelar Melawan Tyson Fury

Juara dunia WBC kelas berat, Agit Kabayel, menyatakan kesiapannya untuk mempertahankan gelar melawan Tyson Fury, meskipun mereka memiliki hubungan baik di luar ring.

S
Surya Kirana
03 July 2026 28 pembaca
Tyson Fury
Tyson Fury

Agit Kabayel, pemegang gelar dunia WBC kelas berat, mengungkapkan bahwa ia tidak keberatan untuk bertanding melawan Tyson Fury dalam pertarungan mempertahankan gelarnya. Meskipun keduanya memiliki hubungan yang baik di luar arena, petinju asal Jerman ini menegaskan bahwa profesionalisme akan tetap menjadi prioritas jika pertarungan tersebut terwujud.

Nama Fury mulai sering dibicarakan dalam konteks perebutan gelar WBC setelah Oleksandr Usyk mengosongkan sabuk WBC, WBA, dan IBF beberapa waktu lalu. Dengan statusnya sebagai pemegang gelar interim, Kabayel secara otomatis dipromosikan menjadi juara dunia penuh oleh WBC. Fury sendiri sebelumnya memegang sabuk WBC dari tahun 2022 hingga awal 2024, di mana ia berhasil mempertahankan gelarnya sebanyak tiga kali sebelum kehilangan status juara setelah kalah dari Usyk dalam pertarungan untuk gelar juara dunia yang tak terbantahkan.

Kesiapan Kabayel untuk Tantangan

Fury baru-baru ini menyatakan ketertarikan untuk kembali merebut sabuk WBC. Dengan posisinya yang masih berada di peringkat atas ranking WBC, peluang bagi Fury untuk kembali beraksi dinilai cukup terbuka. Menanggapi hal ini, Kabayel mengaku siap menerima tantangan dari mantan juara dunia tersebut. "Saya sangat menghormati Tyson. Dia memang sempat memanggil nama saya. Kalau dia benar-benar ingin bertarung, bagi saya itu murni urusan olahraga dan kompetisi. Tidak ada masalah pribadi di antara kami," jelas Kabayel.

Ia juga menekankan bahwa persahabatan mereka tidak akan menjadi penghalang jika pertarungan tersebut membawa dampak besar bagi dunia tinju. "Dia seperti kakak bagi saya. Kalau suatu hari Tyson berkata ingin merebut sabuk ini, saya akan bilang tidak masalah, mari kita bertarung," tambahnya.

Fokus pada Pertahanan Gelar

Meskipun membuka peluang untuk menghadapi Fury, fokus utama Kabayel saat ini adalah menjalani pertahanan gelar pertamanya sebelum akhir tahun. Petinju berusia 33 tahun ini berharap laga tersebut dapat dilaksanakan di Jerman, yang merupakan basis penggemarnya dan sering kali berhasil menarik jumlah penonton yang besar.

Di sisi lain, Fury juga telah merencanakan jadwal pertandingannya. Mantan juara dunia berusia 37 tahun itu dijadwalkan untuk bertemu petinju veteran asal Polandia, Mariusz Wach, sebagai laga pemanasan sebelum menghadapi Anthony Joshua pada bulan November mendatang. Jika pertarungan melawan Joshua tidak terlaksana karena alasan tertentu, nama Kabayel mungkin menjadi alternatif paling realistis bagi Tyson Fury. Pertarungan tersebut tidak hanya akan mempertaruhkan gelar dunia WBC, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu pertarungan terbesar di divisi kelas berat dalam beberapa bulan ke depan.

Artikel Terkait