Setelah berhasil mencapai puncak klasemen di BCL Asia - East 2026, Agusti Julbe Bosch kini mengarahkan perhatian Dewa United untuk pertandingan melawan Satria Muda Pertamina Bandung. Laga ini bukan hanya sekadar pertandingan besar, tetapi juga menjadi langkah penting bagi Dewa United untuk mempertahankan posisi di papan klasemen IBL. Target tim adalah menyelesaikan musim reguler dengan hasil terbaik guna mengamankan seed yang optimal saat playoffs nanti.
Agusti Julbe, pelatih Dewa United, menyatakan bahwa timnya datang dengan mental yang baik setelah melewati fase grup di BCL Asia - East. Namun, ia mengingatkan bahwa setiap pertandingan di IBL memiliki tantangan yang berbeda. “Kami tidak perlu terlalu banyak membicarakan soal target sebelumnya, tapi jelas kami ingin terus berkembang. Tidak ada pertandingan yang mudah, apalagi melawan tim seperti Satria Muda. Namun, ketika tim berhasil mencapai beberapa target, itu memberi dorongan kepercayaan diri yang penting,” ungkap Julbe.
Julbe menekankan pentingnya menjaga konsistensi permainan, terutama setelah menghadapi berbagai lawan dengan gaya bermain yang berbeda, baik di IBL maupun BCL. Salah satu faktor kunci dalam penampilan konsisten Dewa United adalah peran DJ Cooper, guard asal Amerika Serikat, yang dinilai mampu mengatur tempo permainan dan memberikan kehidupan pada tim. “Dia punya visi yang sangat baik seperti jenderal lapangan. Dia selalu berusaha membuat keputusan terbaik untuk tim. Bukan hanya soal dirinya, tapi bagaimana membuat rekan-rekannya bermain lebih baik,” jelas Julbe.
Julbe juga menyoroti perkembangan tim dalam mengontrol permainan, terutama dalam mengurangi turnover yang sempat menjadi masalah di beberapa pertandingan sebelumnya. “Kami bermain lebih solid dan mampu mengontrol bola dengan lebih baik, bahkan saat menghadapi tekanan seperti zone press. DJ sangat membantu dalam aspek ini,” tambahnya. Dengan fokus dan persiapan yang matang, Dewa United berharap dapat menghadapi Satria Muda dengan performa terbaik.