Andakara Prastawa, pemain guard dari Pelita Jaya Jakarta, menyadari bahwa pertandingan final melawan Bogor Hornbills tidak akan berjalan dengan mudah. Sejak 2021 hingga 2026, Pelita Jaya selalu berhasil mencapai partai final IBL, dan hal ini juga mencerminkan perjalanan karier Prastawa sebagai kapten tim. Sejak bergabung dengan Pelita Jaya pada musim 2018-2019, ia telah melakoni final IBL sebanyak enam kali berturut-turut, termasuk tahun ini.
“Saya sudah sering masuk Final, tinggal ambil juaranya saja,” ungkap Prastawa setelah timnya berhasil melaju ke final dengan mengalahkan Dewa United Banten. Ia menambahkan bahwa tahun ini akan menjadi lebih menantang, bukan hanya karena lawan yang dihadapi, tetapi juga karena penerapan sistem Best Of 5 dalam final.
Tantangan di Semifinal
Prastawa menceritakan pengalamannya saat menghadapi Dewa United di semifinal, yang berlangsung dalam seri panjang dan melelahkan. “Seri yang panjang dan melelahkan. Apalagi Best Of 5 ini baru diterapkan. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana mengamankan kemenangan di awal, karena kami memiliki home advantage. Saya dan tim kini fokus ke final,” jelasnya.
Sejarah Pelita Jaya di IBL
Sejak dimulainya IBL pada tahun 2016, Pelita Jaya telah mencapai final sebanyak sembilan kali, termasuk tahun 2026. Namun, dari jumlah tersebut, mereka hanya berhasil meraih gelar juara dua kali, yaitu pada tahun 2017 dan 2024. Kegagalan mereka menjuarai liga pada tahun 2025 lalu semakin memotivasi tim untuk mengejar trofi tahun ini.
Game pertama dari seri Best Of 5 Final IBL 2026 dijadwalkan akan berlangsung pada Jumat malam (19/6) di PJ Arena, Jakarta, yang merupakan kandang Pelita Jaya.