Pada hari Senin, Angel Reese bersama tim Atlanta Dream sukses mengalahkan New York Liberty, menandai kemenangan keempat berturut-turut mereka. Dengan hasil ini, rekor musim mereka kini menjadi 29-14. Selain itu, Reese juga terhindar dari sanksi WNBA yang dapat mengakibatkan skorsing.
Dalam pertandingan tersebut, Reese tidak mendapatkan pelanggaran teknis, sehingga total pelanggaran teknisnya tetap tujuh kali. Jumlah tersebut sama dengan yang dimiliki oleh Caitlin Clark dan Kahleah Copper, menjadikan mereka bertiga sebagai pemegang rekor pelanggaran teknis terbanyak di WNBA musim ini. Reese tidak akan terkena skorsing satu pertandingan karena tidak mencapai batas delapan pelanggaran teknis. Bahkan jika ia mendapatkan pelanggaran teknis pada pertandingan terakhir musim reguler yang akan berlangsung pada hari Kamis, ia tetap tidak akan dikenakan skorsing, karena penghitungan pelanggaran teknis akan diatur ulang saat memasuki babak playoff.
Kinerja Gemilang di Lapangan
Pemain yang telah tiga kali terpilih sebagai All-Star ini mencatatkan 18 poin, 10 rebound, dan dua assist dalam kemenangan 95-84 atas Liberty. Dengan demikian, Reese mencatatkan double-double ke-32 musim ini, hanya dua hari setelah ia menjadi pemain pertama yang berhasil mengumpulkan 500 rebound dalam satu musim. Di tahun ini, ia juga mencetak rekor baru untuk jumlah rebound terbanyak dalam satu musim dengan total 515, yang masih dapat bertambah, serta rekor untuk jumlah rebound terbanyak dalam satu pertandingan dengan 26 rebound.
Peluang Playoff yang Cerah
Rekor-rekor yang dicapai Reese terjadi di tengah kebijakan WNBA yang akan menambah jumlah pertandingan musim reguler menjadi 44 laga mulai tahun 2025. Saat ini, Reese dan tim Dream memiliki peluang untuk mengamankan keuntungan bermain di kandang pada putaran pertama playoff jika mereka mampu meraih satu kemenangan lagi. Mereka saat ini menempati peringkat keempat klasemen dan menunjukkan performa yang sangat baik pada waktu yang tepat.
Terhindarnya Reese dari sanksi larangan bermain satu pertandingan menjadi elemen penting bagi peluang Atlanta untuk memperpanjang rentetan kemenangan mereka. Musim lalu, Dream berhasil mencapai babak playoff, tetapi harus terhenti di tangan Indiana Fever pada putaran pertama.