Logo
Olahraga Lain

Anthony Joshua Pertimbangkan Karier di Dunia MMA di Masa Depan

Anthony Joshua, mantan juara dunia tinju, menyatakan ketertarikan untuk menjelajahi dunia mixed martial arts (MMA) setelah melihat banyak petarung MMA beralih ke tinju. Ia mengungkapkan bahwa ia telah...

S
Surya Kirana
10 June 2026 10 pembaca
Anthony Joshua mengaku pernah memikirkan kemungkinan bertanding di dalam oktagon setelah melihat banyak petarung MMA mencoba peruntungan di ring tinju. (Foto: Fight TV)
Anthony Joshua mengaku pernah memikirkan kemungkinan bertanding di dalam oktagon setelah melihat banyak petarung MMA mencoba peruntungan di ring tinju. (Foto: Fight TV)

Mantan juara dunia kelas berat yang telah meraih gelar unifikasi dua kali, Anthony Joshua, mengungkapkan minatnya untuk mencoba dunia mixed martial arts (MMA) di masa depan. Petinju asal Inggris ini mengaku bahwa ia pernah mempertimbangkan untuk bertanding di oktagon setelah menyaksikan banyak petarung MMA yang sukses beralih ke ring tinju.

Dalam beberapa tahun terakhir, pertarungan lintas disiplin telah menjadi salah satu tren paling menarik dalam dunia olahraga tarung. Banyak petarung terkenal dari MMA dan kickboxing yang memilih untuk naik ke ring tinju dan menghadapi petinju profesional, menarik perhatian publik di seluruh dunia. Anthony Joshua sendiri pernah terlibat dalam fenomena ini, di mana pada Maret 2024, ia berhasil mengalahkan mantan juara UFC, Francis Ngannou, hanya dalam dua ronde. Selain itu, pada Desember tahun lalu, Joshua menunjukkan dominasi saat mengalahkan bintang internet dan petinju profesional, Jake Paul, melalui knockout di ronde keenam.

Pertarungan Lintas Disiplin yang Menarik

Menjelang pertarungannya melawan Kristian Prenga yang dijadwalkan berlangsung di Jeddah, Arab Saudi, pada 25 Juli mendatang, Joshua mulai mempertimbangkan kemungkinan untuk beralih ke arena MMA. “Percayalah, saya pernah berpikir mengapa saya tidak mencoba masuk ke wilayah mereka, karena mereka terus datang ke wilayah kami,” ungkap Anthony Joshua dalam wawancara di Mr. Verzace Podcast.

Joshua menjelaskan bahwa pertarungan lintas disiplin selalu menarik karena melibatkan atlet terbaik dari masing-masing cabang olahraga. “Ini bisnis besar. Kita berbicara tentang petarung terbaik di bidang mereka. MMA dan kickboxing bukan olahraga amatir. Mereka adalah petarung berpengalaman. Akan menarik jika salah satu dari kami mencoba bertarung di sisi mereka dan melihat bagaimana hasilnya,” tambahnya.

Fokus Utama Tetap di Tinju

Walaupun Joshua membuka peluang untuk tampil di MMA di masa mendatang, ia tetap berpendapat bahwa tinju adalah puncak dari olahraga tarung profesional. Ia bahkan bercanda bahwa jika ia berpindah ke MMA, daya tariknya mungkin tidak sebesar saat petarung MMA beralih ke tinju. Komentar Joshua ini muncul setelah rekan latihannya, Oleksandr Usyk, bertanding melawan juara kickboxing dunia, Rico Verhoeven, dalam pertarungan yang berlangsung ketat di Mesir bulan lalu. Joshua mengaku terkesan dengan performa Verhoeven yang memberikan perlawanan kuat kepada Usyk sebelum akhirnya kalah TKO pada ronde ke-11. “Rico tampil sangat baik. Dia benar-benar membuat saya terkejut,” kata Joshua.

Meskipun mempertimbangkan untuk terjun ke dunia MMA, fokus utama Joshua saat ini tetap pada tinju. Petinju berusia 36 tahun ini menegaskan keinginannya untuk terus bertarung hingga usia 40 tahun dan menghadapi sejumlah nama besar di divisi kelas berat, termasuk Tyson Fury, Agit Kabayel, Daniel Dubois, Moses Itauma, Fabio Wardley, dan Deontay Wilder. Namun, jika suatu saat ia benar-benar terjun ke pertarungan crossover, Joshua menegaskan bahwa ia hanya akan tertarik menghadapi lawan yang memiliki nama besar dan nilai komersial tinggi.

Artikel Terkait