Dalam dunia tinju, Anthony Joshua menyatakan bahwa Wladimir Klitschko merupakan lawan favorit yang pernah dia hadapi sepanjang karier profesionalnya. Pernyataan tersebut muncul saat Joshua bersiap untuk pertarungan besar melawan Tyson Fury, rival senegaranya, yang dijadwalkan berlangsung pada bulan November mendatang. Pertarungan ini menjadi salah satu yang paling ditunggu di divisi kelas berat, meskipun hingga saat ini promotor belum mengumumkan tanggal dan lokasi resmi untuk laga tersebut.
Sebelum duel tersebut, kedua petinju harus menjalani pertandingan pemanasan. Joshua akan bertanding melawan Kristian Prenga di Arab Saudi, sementara Fury akan menghadapi Mariusz Wach di Thailand pada akhir bulan ini. Jika keduanya berhasil melewati laga tanpa kendala, pertarungan antara Joshua dan Fury yang telah lama dinanti-nanti di dunia tinju diperkirakan akan terwujud.
Pengakuan Joshua tentang Klitschko
Di tengah penantian pertarungan tersebut, Joshua diminta untuk menyebutkan lawan favorit sepanjang kariernya dalam sebuah wawancara dengan DAZN. Tanpa ragu, mantan juara dunia kelas berat itu menyebutkan nama Wladimir Klitschko. "Wladimir," jawab Joshua singkat ketika ditanya mengenai lawan yang paling berkesan dalam kariernya.
Pilihan Joshua ini tidak tanpa alasan. Ia bertarung melawan Klitschko pada bulan April 2017 di Stadion Wembley dalam sebuah duel perebutan gelar juara dunia yang dikenang sebagai salah satu pertarungan kelas berat terbaik dalam satu dekade terakhir. Dalam laga tersebut, kedua petinju mengalami knockdown akibat pukulan lawan. Joshua bahkan merasakan knockdown pertamanya dalam karier profesional pada ronde keenam setelah menerima kombinasi pukulan dari Klitschko.
Moment Bersejarah di Wembley
Namun, Joshua berhasil bangkit dan memasuki ronde ke-11, ia membalikkan keadaan dengan menjatuhkan Klitschko dua kali sebelum akhirnya meraih kemenangan melalui technical knockout. Kemenangan tersebut tidak hanya membuat Joshua mempertahankan gelar IBF, tetapi juga merebut sabuk WBA yang saat itu kosong, sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai juara dunia kelas berat terpadu.
Joshua kemudian berhasil mempertahankan gelarnya hingga tahun 2019 sebelum mengalami kekalahan mengejutkan dari Andy Ruiz Jr. Meskipun kariernya dipenuhi dengan banyak pertarungan besar, duel melawan Klitschko tetap menjadi salah satu momen paling bersejarah yang membentuk reputasinya sebagai petinju elite dunia. Saat ini, menjelang kemungkinan pertarungan melawan Tyson Fury, Joshua berharap dapat menciptakan pertarungan yang akan dikenang oleh para penggemar, seperti saat ia mengalahkan Klitschko di Wembley delapan tahun lalu.