Kristian Prenga mengejutkan banyak pihak dengan menjagokan Anthony Joshua untuk mengalahkan Tyson Fury jika pertarungan antara kedua mantan juara dunia kelas berat Inggris tersebut terwujud. Prenga baru saja bertanding melawan Joshua dalam sebuah laga pemanasan yang berlangsung di Jeddah, Arab Saudi. Meskipun datang sebagai petinju yang kurang diunggulkan, Prenga berhasil memberikan kejutan dengan menjatuhkan Joshua dua kali pada ronde pertama.
Knockdown pertama terjadi hanya sekitar 20 detik setelah pertandingan dimulai. Prenga kembali menjatuhkan Joshua sebelum ronde pembuka berakhir, yang membuat banyak orang mempertanyakan kemampuan mantan juara dunia tersebut untuk bangkit. Namun, situasi berubah pada ronde kedua ketika Joshua berhasil memulihkan diri, mengambil alih kendali pertarungan, dan akhirnya mengalahkan Prenga dengan kemenangan knockout. Hasil ini menjaga harapan untuk duel besar melawan Tyson Fury tetap hidup.
Pengalaman Berharga di Atas Ring
Meskipun tidak berhasil menciptakan kejutan, Prenga merasa bangga pernah berbagi ring dengan Joshua. Ia menyatakan bahwa pengalaman melawan mantan juara dunia itu merupakan salah satu momen penting dalam kariernya. "Saya senang bisa berada satu ring dengannya. Dia seorang legenda dan petinju hebat. Selamat untuk Joshua, semoga sukses jika nanti bertarung melawan Tyson Fury," ungkap Prenga.
Prediksi Duel Joshua dan Fury
Ketika ditanya tentang prediksinya untuk pertarungan Joshua melawan Fury, Prenga memberikan jawaban yang mengejutkan. Petinju berusia 35 tahun ini percaya bahwa Joshua memiliki peluang lebih besar untuk menang. "Saya pikir AJ akan menang. Knockout," ujarnya.
Pertarungan antara Anthony Joshua dan Tyson Fury kembali menjadi perhatian setelah keduanya meraih kemenangan dalam laga pemanasan akhir pekan lalu. Sehari sebelum Joshua bertanding, Fury juga sukses mengalahkan veteran Polandia, Mariusz Wach, dengan kemenangan technical knockout pada ronde ketujuh di Pattaya, Thailand.
Beberapa laporan dari media Inggris menyebutkan bahwa negosiasi untuk pertarungan Joshua melawan Fury telah memasuki tahap akhir, dengan pengumuman resmi mungkin akan dilakukan dalam waktu dekat. Meskipun demikian, lokasi pertandingan belum ditentukan. Arab Saudi masih menjadi kandidat kuat, tetapi beberapa kota lain juga sedang dipertimbangkan.
Di sisi lain, penampilan Joshua melawan Prenga memunculkan kembali perdebatan mengenai daya tahannya setelah dua kali terjatuh pada ronde pertama. Namun, petinju berusia 36 tahun itu menegaskan bahwa ia tidak meragukan kemampuannya dan menganggap kemenangan tersebut sebagai bukti bahwa mental bertarungnya tetap terjaga.
Apabila semua proses negosiasi berjalan lancar, duel antara Anthony Joshua dan Tyson Fury diperkirakan akan menjadi salah satu pertarungan tinju terbesar tahun ini dan sekaligus menyelesaikan rivalitas yang telah lama dinantikan oleh para penggemar.