Petinju kelas berat asal Inggris, Anthony Joshua, dijadwalkan untuk kembali bertanding pada 25 Juli di Riyadh, Arab Saudi, melawan petinju Albania, Kristian Prenga. Pengumuman ini disampaikan oleh promotor Matchroom Boxing pada Senin (27/4) waktu setempat. Pertarungan ini merupakan bagian pertama dari kesepakatan dua laga yang melibatkan Joshua dan Ketua Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi, Turki Alalshikh.
Dalam kesepakatan tersebut, laga kedua kemungkinan akan mempertemukan Joshua dengan rival senegaranya, Tyson Fury, pada akhir tahun 2026. Kabar mengenai pertarungan ini semakin menguat setelah majalah Ring Magazine melaporkan bahwa duel antara Joshua dan Fury telah disetujui. Alalshikh juga memberikan sinyal positif melalui media sosial, sementara promotor Eddie Hearn mengunggah pesan “Signed, sealed, delivered” sebagai tanda bahwa kesepakatan telah tercapai.
Pertarungan melawan Prenga akan menjadi laga pertama bagi Joshua setelah meraih kemenangan knockout di ronde keenam atas Jake Paul di Miami pada bulan Desember lalu. Ini juga menjadi penampilan pertamanya setelah insiden kecelakaan mobil yang mengakibatkan dua anggota timnya meninggal dunia. Joshua, yang memiliki rekor 29 kemenangan (26 KO) dan empat kekalahan, saat ini sedang menjalani persiapan dengan berlatih bersama juara dunia kelas berat terpadu, Oleksandr Usyk, di Spanyol. Ia telah bekerja sama dengan tim pelatih Usyk sejak sebelum pertarungan terakhirnya dan berencana untuk melanjutkan kolaborasi tersebut sepanjang tahun ini.
Joshua menyatakan, “Saya mengambil waktu untuk memulihkan diri dan membangun kembali kesiapan sebelum kembali ke ring. Ini adalah langkah berikutnya dalam perjalanan saya.” Ia juga menekankan ambisinya untuk melanjutkan performa impresifnya. Di sisi lain, Fury sebelumnya menantang Joshua setelah mengalahkan Arslanbek Makhmudov di London pada bulan April. Meskipun duel antara kedua petinju Inggris ini telah lama dinantikan, pertarungan tersebut belum pernah terwujud dalam satu dekade terakhir.
Sebelum menghadapi Fury, Joshua harus terlebih dahulu melewati Prenga, petinju berusia 35 tahun yang memiliki rekor 20 kemenangan (semuanya KO) dan satu kekalahan. Meskipun Prenga belum bertanding melawan lawan papan atas, ia tetap optimis dapat memberikan kejutan. “Joshua petinju hebat, tetapi dia membuat kesalahan besar memilih saya sebagai lawan. Saya akan menggagalkan rencana mereka dan mengejutkan dunia,” ungkap Prenga.
Dengan rencana duel besar melawan Fury di depan mata, pertarungan melawan Prenga menjadi ujian awal bagi Joshua dalam usaha untuk kembali ke puncak kelas berat dunia.