Anthony Joshua dikenal sebagai seorang petinju yang memiliki semangat belajar yang tinggi. Mantan juara dunia dua kali ini sering menyebut dirinya sebagai murid tinju yang tak pernah berhenti untuk menyerap ilmu dari berbagai sumber. Meskipun Joshua baru memulai karier tinju pada usia 18 tahun, ia berhasil meraih kesuksesan dengan cepat setelah memenangkan medali emas di Olimpiade London 2012.
Empat tahun setelah itu, Joshua meraih gelar juara dunia pertamanya dengan mengalahkan Charles Martin secara cepat. Ia kemudian menyatukan sabuk juara kelas berat setelah mengalahkan Wladimir Klitschko, yang saat itu merupakan penguasa divisi tersebut. Joshua terus menambah koleksi gelarnya dengan merebut sabuk WBO setelah mengalahkan Joseph Parker.
Kekalahan dan Kebangkitan
Kekalahan pertamanya terjadi pada Juni 2019, ketika ia takluk dari Andy Ruiz Jr., yang dianggap sebagai underdog. Namun, enam bulan kemudian, Joshua berhasil membalas kekalahannya dalam laga ulang. Setelah beberapa kemenangan beruntun, ia menghadapi Oleksandr Usyk dua kali dalam waktu 12 bulan, tetapi kalah dalam kedua pertarungan tersebut.
Setelah berusaha membangun kembali momentum, Joshua menantang juara IBF, Daniel Dubois, namun harus menerima kekalahan KO sebelum ronde keenam berakhir. Pada bulan Desember tahun lalu, ia mencatat kemenangan KO atas Jake Paul. Joshua dijadwalkan untuk kembali bertanding pada akhir Juli melawan Kristian Prenga. Pertandingan ini menjadi sangat penting baginya untuk mewujudkan rencana menghadapi rival lamanya, Tyson Fury, meskipun lokasi pertarungan tersebut belum diumumkan.
Petinju Favorit Joshua
Menjelang pertarungan terbarunya, Joshua ditanya oleh DAZN Boxing mengenai petinju favorit yang ia sukai untuk ditonton. Ia menyebut nama Roberto Duran. Duran adalah salah satu legenda terbesar dalam sejarah tinju, petinju asal Panama yang dijuluki “Manos de Piedra”. Ia berhasil meraih gelar juara dunia di empat divisi yang berbeda antara tahun 1972 hingga 1989. Dikenal karena agresivitasnya yang tinggi, daya tahan yang luar biasa, dan kemampuan teknis yang mumpuni, Duran memiliki total 103 pertarungan dengan hanya 16 kekalahan.