Logo
Olahraga Lain

Antonio Margarito Dukung Manny Pacquiao Mengalahkan Floyd Mayweather Jr

Antonio Margarito, mantan juara dunia tinju asal Meksiko, memberikan dukungannya kepada Manny Pacquiao untuk mengalahkan Floyd Mayweather Jr dalam kemungkinan laga ulang yang direncanakan pada Septemb...

D
Dhearatika Jaya
17 June 2026 2 pembaca
Manny Pacquiao
Manny Pacquiao

Mantan juara dunia tinju dari Meksiko, Antonio Margarito, mengungkapkan pendapatnya mengenai kemungkinan pertemuan kembali antara Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather Jr, yang kabarnya akan digelar pada bulan September di Las Vegas. Meskipun belum ada pengumuman resmi, berbagai laporan menyatakan bahwa kedua legenda tinju ini sedang dipersiapkan untuk bertarung dalam sebuah pertarungan besar di T Mobile Arena, Las Vegas. Jika rencana ini terwujud, ini akan menjadi pertemuan kedua mereka setelah pertarungan pertama pada tahun 2015, yang dimenangkan oleh Mayweather melalui keputusan juri yang mutlak.

Margarito bukanlah orang asing bagi Pacquiao, karena keduanya pernah bertanding pada tahun 2010 untuk merebut gelar WBC di kelas menengah junior. Dalam pertarungan tersebut, Pacquiao menunjukkan dominasi dan meraih kemenangan mutlak setelah menguasai jalannya pertarungan selama 12 ronde.

Dukungan untuk Pacquiao

Dalam wawancaranya dengan media Meksiko, Margarito menyatakan bahwa ia lebih mendukung Pacquiao jika rematch melawan Mayweather benar-benar terjadi. Ia berpendapat bahwa kemampuan Pacquiao secara keseluruhan masih lebih unggul dibandingkan dengan rival asal Amerika Serikat tersebut. "Sejujurnya, kalau mereka bertarung lagi, saya memilih Pacquiao," ungkap Margarito. "Bukan karena saya pernah melawannya, bukan juga karena saya mengenalnya secara pribadi. Saya memang selalu beranggapan bahwa Pacquiao adalah petinju yang lebih baik dibanding Mayweather. Jika mereka bertemu lagi, saya melihat Pacquiao yang akan keluar sebagai pemenang."

Usia dan Kondisi Fisik

Pernyataan Margarito menarik perhatian, mengingat Mayweather masih memiliki rekor sempurna dengan 50 kemenangan tanpa kekalahan sepanjang karier profesionalnya. Namun, usia menjadi salah satu faktor yang kini diperhatikan banyak pengamat. Pacquiao saat ini berusia 47 tahun, sedangkan Mayweather akan berusia 49 tahun. Meskipun demikian, kedua petinju ini tetap aktif menjaga kondisi fisik mereka dan masih menjadi daya tarik besar bagi penggemar tinju di seluruh dunia.

Penampilan terakhir Pacquiao terjadi pada bulan Juli tahun lalu saat melawan Mario Barrios, di mana ia mampu memberikan perlawanan sengit hingga pertarungan berakhir imbang. Sementara itu, Mayweather belum bertanding secara profesional sejak mengalahkan Conor McGregor melalui TKO pada ronde ke-10 pada tahun 2017, meskipun ia masih tampil dalam beberapa laga ekshibisi.

Jika duel ulang ini benar-benar terwujud, pertarungan tersebut dipastikan akan menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh penggemar tinju di seluruh dunia. Selain menghadirkan dua nama besar, laga ini juga memberikan kesempatan bagi Manny Pacquiao untuk membalas salah satu dari sedikit kekalahan terbesar dalam kariernya yang legendaris.

Artikel Terkait