Logo
Sepakbola

Aturan Ketat Pelatih Tottenham untuk Meningkatkan Tim di Marbella

Pelatih Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, memberlakukan larangan penggunaan ponsel selama waktu makan dalam pemusatan latihan di Marbella, Spanyol, menjelang pertandingan melawan Coventry City.

A
Atha Aziz
19 October 2026 17 pembaca
Dominic Solanke merayakan gol dengan rekan setim dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris Manchester United vs Tottenham Hotspur di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 10 Oktober 2026. (Foto oleh Paul ELLIS / AFP) (AFP/PAUL ELLIS)
Dominic Solanke merayakan gol dengan rekan setim dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris Manchester United vs Tottenham Hotspur di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 10 Oktober 2026. (Foto oleh Paul ELLIS / AFP) (AFP/PAUL ELLIS)

KOMPAS.com - Roberto De Zerbi, pelatih Tottenham Hotspur, telah menetapkan aturan larangan penggunaan ponsel saat sarapan, makan siang, dan makan malam selama pemusatan latihan yang berlangsung di Marbella, Spanyol. Pertandingan melawan Coventry City akan digelar pada pekan ketujuh Liga Inggris 2026-2027 di Tottenham Hotspur Stadium pada Senin (19/10/2026) waktu setempat atau Selasa (20/10/2026) pukul 02.00 WIB. Sebelum pertandingan tersebut, Tottenham melaksanakan pemusatan latihan intensif di Marbella untuk meningkatkan komunikasi dan kebersamaan di antara para pemain.

Strategi Pemusatan Latihan di Tengah Krisis

Langkah yang diambil oleh Tottenham ini dikenal dengan istilah "ritiro" di Italia. Menurut laporan dari ESPN, kebijakan ini diambil di tengah situasi sulit yang dihadapi oleh tim, yang belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan awal Liga Inggris dan terjebak di dasar klasemen. Tottenham telah mengeluarkan lebih dari 380 juta poundsterling (sekitar Rp 7,6 triliun) untuk mendatangkan sepuluh pemain baru pada bursa transfer musim panas 2026, dan De Zerbi menyadari perlunya perbaikan dalam timnya. Ia mengadakan beberapa pertemuan untuk membahas kondisi klub dan tanggung jawab masing-masing pemain.

"Kami mengadakan dua atau tiga pertemuan penting untuk membicarakan sepak bola, situasi kami, dan bagaimana setiap orang harus bertanggung jawab," ungkap De Zerbi dalam konferensi pers menjelang laga melawan Coventry City. Selain itu, pelatih asal Italia ini membatasi penggunaan ponsel saat makan agar para pemain dapat lebih banyak berinteraksi.

Membangun Hubungan Tim yang Kuat

De Zerbi mengaku pernah menerapkan metode serupa saat melatih Olympique Marseille. Ia percaya bahwa pemusatan latihan bersama dapat mempererat hubungan antar pemain. "Kami menghabiskan tiga atau empat hari bersama tanpa keluarga, dengan menempatkan klub sebagai prioritas utama. Itu hal yang wajar dan baik," tambahnya. Meskipun menerapkan aturan tersebut, De Zerbi menegaskan bahwa ia tetap memberikan kebebasan kepada para pemain selama berada di Marbella.

Di sisi lain, De Zerbi juga memantau perkembangan beberapa pemain yang sedang dalam proses pemulihan dari cedera, termasuk Dejan Kulusevski, James Maddison, dan Xavi Simons. Kulusevski telah kembali bergabung dengan tim setelah absen lama, sementara Maddison memiliki peluang untuk tampil melawan mantan klubnya, Coventry City. Xavi Simons masih menjalani pemulihan setelah mengalami cedera ligamen anterior (ACL) pada April 2026, beberapa bulan sebelum Piala Dunia 2026.

De Zerbi menyatakan bahwa Maddison sudah siap untuk dimainkan sebagai starter, tetapi ia belum memutuskan apakah gelandang tersebut akan diturunkan sejak awal pertandingan. "Anda membutuhkan banyak pertandingan untuk mencapai kondisi fisik terbaik. Namun, ada pemain yang bisa tetap berperan penting meskipun hanya bermain 10, 15, atau 20 menit. James adalah salah satunya," jelas De Zerbi. "Saat ini dia siap menjadi starter, tetapi saya belum tahu apakah kami akan memainkannya sejak awal. Saya masih menunggu momen yang tepat," imbuhnya.

Artikel Terkait