Logo
Sepakbola

Belgia Akhiri Rekor Buruk Melawan Italia dengan Kemenangan 2-0

Kemenangan Belgia atas Italia dalam laga UEFA Nations League memutus rekor tanpa kemenangan yang telah berlangsung selama 54 tahun. Pelatih Mark van Bommel mengungkapkan kebanggaannya terhadap perform...

D
Dhearatika Jaya
26 September 2026 23 pembaca
Pelatih Belgia, Mark van Bommel. Foto: Photonews via Getty Images/Photonews
Pelatih Belgia, Mark van Bommel. Foto: Photonews via Getty Images/Photonews

Belgia berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Italia dalam pertandingan UEFA Nations League yang dihelat di Stadion Olimpico, Roma, pada Sabtu (26/9/2026) dini hari WIB. Gol yang dicetak oleh Mika Godts dan Dodi Lukebakio masing-masing di babak pertama dan kedua memastikan tiga poin bagi tim De Rode Duivels.

Dari segi statistik, Belgia menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan Italia. Tim yang dipimpin Kevin De Bruyne ini mencatatkan sembilan tembakan tepat sasaran dari 17 percobaan dan berhasil mencetak dua gol. Sementara itu, Italia hanya mampu melepaskan lima tembakan yang tepat sasaran dari 11 usaha, tanpa satu pun yang berhasil menjebol gawang Senne Lammens.

Memutus Rekor Tanpa Kemenangan

Kemenangan ini sekaligus memutus rekor buruk Belgia yang tidak pernah menang melawan Italia dalam kompetisi resmi sejak 1972. Dalam tujuh pertemuan yang terjadi selama periode tersebut, Belgia mengalami lima kekalahan dan dua kali imbang.

Pernyataan Pelatih Mark van Bommel

Pelatih Mark van Bommel menyatakan, "Saya 100 persen senang dan puas, meskipun tentu saja selalu ada ruang untuk perbaikan." Dalam konferensi pers, ia menambahkan, "Kami mulai berlatih pada hari Senin dengan semangat dan intensitas yang tepat, seperti yang juga terlihat di lapangan hari ini. Kami mematangkan sistem 4-3-3 ini selama tiga hari; performa kami memang bukan yang terbaik, tetapi kami mengendalikan babak pertama dengan sangat baik."

Van Bommel juga menyebutkan bahwa Italia memberikan tekanan lebih besar setelah jeda, tetapi penyelamatan luar biasa dari Senne Lammens membantu timnya. "Berkat sejumlah pergantian pemain, kami kembali menguasai pertandingan dan gol indah Lukebakio memastikan kemenangan kami, persis seperti yang ia lakukan di San Siro saat melawan Milan (bersama Benfica)," ujarnya.

Ia menekankan, "Kami tidak hanya mengandalkan 11 pemain inti; setiap pemain bisa menjadi pembeda. Beberapa pemain belum memiliki ketahanan fisik untuk bermain penuh selama 90 menit. Godts tampil luar biasa; saya memintanya untuk terus berani melakukan tusukan ke arah lawan dan menciptakan peluang." Van Bommel menambahkan bahwa mempertahankan tempo permainan yang tinggi selama 90 menit di level internasional adalah tantangan, namun mereka berharap bisa melakukannya selama mungkin.

Selanjutnya, Belgia akan berhadapan dengan Prancis di Brussels pada Selasa (29/9) pukul 01.45 WIB, sementara Italia akan bertandang ke Bursa untuk melawan Turki.

Artikel Terkait