Breanna Stewart tampil sangat mengesankan dengan mencetak 34 poin, 12 rebound, enam assist, dua steal, dan dua blok, saat New York Liberty mengejutkan Minnesota Lynx dengan skor 91-75 dalam Game 1 playoff WNBA yang berlangsung pada hari Minggu (27/9). Kemenangan ini membuat Liberty, yang merupakan unggulan kedelapan, memimpin 1-0 dalam seri best-of-three melawan Lynx, unggulan pertama dan salah satu favorit juara.
Jika Liberty berhasil menang kembali pada Game 2 yang akan diadakan di kandang mereka pada hari Selasa (29/9), mereka akan memastikan tiket ke babak selanjutnya. “Dia adalah pemain yang selalu menjadi masalah bagi lawan,” ungkap Sabrina Ionescu, yang turut menyumbang 13 poin dan empat assist. “Kami bisa terus mencarinya. Apa pun yang mereka lakukan untuk menghentikannya, kami punya cara lain.”
Performa Dominan Stewart
Stewart berhasil mencetak 11 dari 18 tembakan dari lapangan, termasuk dua tembakan tiga poin, dan menunjukkan ketepatan dari garis lemparan bebas dengan 10 dari 12 percobaan. Penampilan tersebut semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain kunci Liberty di babak playoff. Berdasarkan data dari ESPN Research, Stewart menjadi pemain kedua dalam sejarah WNBA yang memimpin atau berbagi posisi teratas di timnya dalam poin, rebound, assist, steal, dan blok dalam satu pertandingan playoff. Ia juga tercatat sebagai pemain keempat dalam sejarah liga yang mencetak setidaknya 30 poin, 10 rebound, dan lima assist dalam satu laga playoff.
Liberty juga mendapat dukungan signifikan dari Leonie Fiebich, yang mencetak 16 poin dengan berhasil memasukkan empat dari lima percobaan tembakan tiga poin. Secara keseluruhan, New York mencatatkan akurasi 52 persen dari luar garis tiga angka. Meskipun Lynx berusaha mengirim pemain tambahan untuk mengawasi Stewart, strategi tersebut justru memberikan ruang bagi para pemain perimeter Liberty. Sementara itu, Minnesota hanya mampu mencetak 34 persen tembakan setelah jeda.
Peringatan dari Stewart
Stewart mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlena dengan keunggulan yang telah diraih, mengingat musim lalu Liberty juga berhasil memenangkan Game 1 seri playoff melawan Phoenix Mercury, namun kemudian tersingkir setelah kalah dalam dua pertandingan berikutnya. “Ini bukan berarti kami boleh santai,” tegas Stewart. “Mereka sangat bertalenta dan akan mengerahkan semuanya pada Selasa.”