Bruce Carrington, juara dunia kelas bulu WBC, mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap penampilan saat mempertahankan gelar untuk pertama kalinya. Meskipun berhasil meraih kemenangan dengan angka mutlak atas Rene Palacios, Carrington merasa perlu meningkatkan performanya di laga berikutnya. Pertarungan tersebut berlangsung di Wolstein Center, Cleveland, pada 4 Juli lalu.
Dalam duel itu, Carrington berhasil menjaga rekor tak terkalahkannya dengan hasil unanimous decision, tetapi penampilannya mendapatkan kritik karena dianggap kurang agresif. Beberapa penonton di Wolstein Center bahkan memberikan sorakan negatif kepada petinju asal New York ini akibat minimnya serangan ofensif yang ditampilkan. Pada ronde kedelapan, Carrington sempat terjatuh, namun wasit Harvey Dock menilai kejadian tersebut sebagai slip. Masalah kembali muncul di ronde ke-11 ketika Carrington (18-0, 10 KO) terlihat kesulitan setelah menerima pukulan ke arah tubuh dari Palacios, sehingga ia terpaksa bertahan dengan memeluk lawannya untuk menghindari tekanan lebih lanjut.
Pandangan Bruce Carrington terhadap Penampilannya
Setelah pertandingan, Bruce Carrington menilai penampilannya sendiri dengan rendah. Petinju berusia 28 tahun itu memberikan nilai C untuk performanya, merasa masih banyak yang harus diperbaiki. "Sepertinya nilai saya C. Ada beberapa hal yang seharusnya bisa saya lakukan lebih baik. Pada akhirnya, saya melakukan apa yang diperlukan untuk mendapatkan kemenangan. Saya bisa saja melepaskan lebih banyak kombinasi dan menggunakan lebih banyak sudut serangan, tetapi saya menang dan itu yang terpenting," ungkap Carrington.
Target Pertarungan Selanjutnya
Bruce Carrington juga menyadari bahwa tidak semua pertarungan akan berjalan mulus, terutama ketika berhadapan dengan lawan yang memiliki kemampuan dan daya tahan tinggi seperti Palacios. Ia menganggap duel tersebut sebagai pengalaman berharga untuk berkembang ke level selanjutnya. Setelah berhasil mempertahankan sabuk WBC, Carrington mulai mengincar pertarungan besar di kelas bulu dan terbuka untuk menghadapi juara dunia lainnya seperti pemegang gelar IBF Angelo Leo, juara WBA Brandon Figueroa, atau juara WBO Rafael Espinoza. Namun, jika diberi kesempatan untuk memilih lawan berikutnya, Carrington lebih memilih Angelo Leo sebagai target utamanya. Ia menyatakan keinginannya untuk melawan Leo sudah ada cukup lama dan berharap pertarungan itu dapat terwujud jika kondisi memungkinkan. "Saya sudah menginginkan pertarungan itu dalam waktu yang lama. Bisnisnya harus masuk akal, tetapi saya ingin melawannya berikutnya," kata Carrington.