Logo
Moto GP

Bulega Ungkap Keunggulan Teknikal Pedro Acosta di Atas Marc Marquez

Nicolo Bulega menilai Marc Marquez sebagai pembalap paling lengkap di MotoGP, namun ia mengakui Pedro Acosta memiliki keunggulan dalam teknik perubahan arah motor.

B
Bayu Biru
08 July 2026 29 pembaca
Marc Marquez dan Pedro Acosta
Marc Marquez dan Pedro Acosta

Nicolo Bulega, pembalap World Superbike dari Ducati, memberikan pandangan menarik mengenai kemampuan para pembalap di MotoGP saat ini. Meskipun menganggap Marc Marquez sebagai pembalap paling komplit di lintasan, Bulega menilai bahwa Pedro Acosta sudah menunjukkan keunggulan dalam teknik perubahan arah motor atau change of direction.

Bulega saat ini sedang santer dibicarakan mengenai kemungkinan promosi ke MotoGP pada musim 2027 bersama tim VR46 Ducati. Jika hal ini terealisasi, ia berpotensi untuk bersaing langsung dengan Marc Marquez dan Pedro Acosta, yang juga akan menggunakan motor Desmosedici GP27.

Penilaian Terhadap Marc Marquez

Dalam wawancaranya dengan Moto IT, Bulega menyatakan bahwa Marc Marquez merupakan pembalap yang paling komplit. Ia berpendapat bahwa Marquez tetap menjadi tolok ukur di MotoGP meskipun musim ini mengalami beberapa kendala dalam meraih poin akibat cedera. Bahkan, meskipun belum sepenuhnya pulih, Marquez masih mampu bersaing dalam perebutan gelar setelah meraih kemenangan di Hungaria dan Republik Ceko.

Bulega juga menganggap Marquez sebagai pembalap terbaik saat melewati tikungan ke kiri. Selain itu, ia menilai Marquez memiliki kemampuan yang baik dalam berinteraksi dengan media, yang merupakan salah satu keunggulannya sebagai juara dunia delapan kali.

Keunggulan Pedro Acosta

Namun, ada satu aspek yang tidak dimiliki Marquez, yaitu kemampuan untuk mengubah arah motor dengan cepat. Dalam hal ini, Bulega lebih memilih Pedro Acosta. Menurutnya, Acosta memiliki teknik perubahan arah yang sangat mengesankan. Kelincahan Acosta semakin menonjol mengingat postur tubuhnya yang tidak terlalu besar, tetapi ia tetap mampu mengendalikan motor MotoGP dengan sangat agresif.

Di sisi lain, untuk teknik pengereman, Bulega memberikan pujian kepada Francesco Bagnaia. Namun, ia mencatat bahwa kemampuan terbaik Bagnaia baru terlihat ketika motor Ducati berada dalam kondisi yang sesuai dengan gaya balapnya.

Musim 2027 diperkirakan akan menjadi awal persaingan baru di tim Ducati. Acosta dipastikan akan bergabung dengan tim pabrikan menggantikan Francesco Bagnaia dan menjadi rekan setim Marc Marquez. Ducati diyakini melihat Acosta sebagai peningkatan kualitas dibandingkan dengan komposisi sebelumnya.

Meskipun Marquez masih dianggap sebagai salah satu pembalap terbaik di MotoGP, usianya yang akan mencapai 34 tahun dan riwayat cedera membuat banyak orang memperkirakan bahwa persaingannya dengan Acosta akan jauh lebih ketat dibandingkan dengan duel bersama Bagnaia dalam dua musim terakhir.

Di sisi lain, Bulega juga berpotensi menjadi ancaman baru bagi Ducati jika ia benar-benar bergabung dengan tim VR46. Penampilannya yang dominan di World Superbike serta pengalaman dalam menjajal motor prototipe Ducati 2027 membuat namanya semakin diperhitungkan menjelang era baru di MotoGP.

Artikel Terkait