Basket

Bulls Resmi Angkat Bryson Graham Sebagai Wakil Presiden Operasi Bola Basket

Chicago Bulls telah menunjuk Bryson Graham sebagai wakil presiden eksekutif baru untuk operasi bola basket, menjadikannya eksekutif kulit hitam pertama dalam sejarah tim. Penunjukan ini terjadi setela...

C
Citra Erwana
05 May 2026 3 pembaca
Bulls Resmi Angkat Bryson Graham Sebagai Wakil Presiden Operasi Bola Basket
Bulls Tunjuk Bryson Graham Sebagai Wapres Operasi Bola Basket - sumber: (mainbasket)

Chicago Bulls mengumumkan penunjukan Bryson Graham sebagai wakil presiden eksekutif untuk operasi bola basket pada hari Senin (4/5) waktu setempat. Graham, yang sebelumnya merupakan eksekutif di Atlanta Hawks, menjadi eksekutif utama kulit hitam pertama dalam sejarah tim Bulls.

Dengan pengalaman 15 tahun di New Orleans Pelicans, di mana ia menjabat sebagai manajer umum pada musim 2024-2025, Graham mengambil alih posisi ini setelah Bulls memutuskan untuk memecat Arturas Karnisovas sebulan yang lalu. Sebelum bergabung dengan Bulls, Graham menghabiskan musim ini sebagai wakil presiden senior operasi bola basket di Atlanta, di mana Hawks mencatatkan rekor 46-36 sebelum tersingkir di babak pertama playoff oleh New York. Ini merupakan jumlah kemenangan tertinggi Hawks sejak musim 2015-2016.

Bulls memutuskan untuk berpisah dengan Karnisovas dan manajer umum Marc Eversley pada awal April setelah enam tahun menjabat dan hanya satu kali tampil di babak playoff. Musim ini, Bulls mengalami penurunan performa, menempati posisi ke-12 di Wilayah Timur dengan rekor 31-51, sehingga gagal melangkah ke playoff untuk tahun keempat berturut-turut.

Graham menyatakan rasa terhormatnya dapat bergabung dengan organisasi Chicago Bulls, yang dianggapnya sebagai salah satu franchise paling bersejarah dalam dunia bola basket profesional. Ia menegaskan pentingnya memberikan hasil yang memuaskan bagi kota dan para penggemar, serta percaya bahwa kesuksesan berkelanjutan dimulai dengan menemukan pemain yang tepat dan mengembangkan budaya yang positif.

Sebelumnya, perhatian tertuju pada Matt Lloyd, manajer umum Minnesota Timberwolves, yang juga merupakan mantan eksekutif Bulls. Meskipun dianggap sebagai favorit, Lloyd tidak mengambil posisi tersebut. Proses perekrutan Graham didukung oleh firma pencarian ZRG Turnkey.

Selama kariernya di New Orleans, Graham mengalami perjalanan yang panjang, mulai dari magang hingga menjadi manajer umum, dan berhasil membawa Pelicans meraih lima musim kemenangan serta lima kali lolos ke babak playoff, meskipun hanya satu kali berhasil memenangkan seri playoff pada tahun 2018.

Chicago Bulls kini memiliki peluang terbaik kesembilan dalam undian draft mendatang, dengan kemungkinan 20,3 persen untuk mendapatkan pilihan empat besar. Setelah melakukan pembangunan ulang tim pasca musim 2016-2017, Bulls dua kali memilih di urutan ke-7 dan mendapatkan pilihan ke-4 pada tahun 2020 untuk merekrut Patrick Williams, meskipun perkembangan pemain tersebut belum signifikan.

Dengan penunjukan Graham, Bulls berharap dapat mengubah arah tim dan memperbaiki performa mereka di musim mendatang.

Artikel Terkait