Carl Froch berpendapat bahwa Fabio Wardley sebaiknya tidak segera mengaktifkan klausul untuk pertarungan ulang melawan Daniel Dubois setelah kekalahan TKO yang dialaminya saat mempertahankan gelar dunia WBO. Dalam pertarungan yang berlangsung sengit tersebut, Wardley dihentikan oleh Dubois.
Petinju asal Ipswich ini sebelumnya memiliki catatan impresif, berhasil merebut sabuk WBO meskipun tidak memiliki pengalaman di level amatir. Ia memulai karier profesionalnya setelah beberapa pertarungan white-collar dan berhasil meraih kemenangan KO melawan petinju-petinju ternama seperti Justis Huni dan Joseph Parker. Namun, kurangnya pengalaman di dunia amatir terlihat jelas saat ia menghadapi Dubois.
Kekurangan Pengalaman Terlihat di Ring
Wardley sempat menjatuhkan mantan juara IBF tersebut dua kali dalam tiga ronde awal, tetapi seiring berjalannya waktu, ia kehilangan kontrol atas pertarungan. Pukulannya menjadi semakin tidak terarah dan ia kesulitan untuk menghindari jab keras serta tangan kanan yang kuat dari Dubois.
Dalam sebuah video di kanal YouTube-nya, Froch mempertanyakan keputusan untuk mengadakan duel ulang. Ia mengakui bahwa pertarungan pertama sangat menarik dan layak disaksikan, sehingga promotor Frank Warren mungkin ingin mengatur rematch. Namun, Froch meragukan bahwa pertarungan kedua akan memberikan keuntungan bagi Wardley.
Kerusakan yang Diderita Wardley
Froch menyoroti besarnya kerusakan yang dialami Wardley selama pertarungan. Wajahnya berlumuran darah, hidungnya tampak patah, dan kembali robek. Meskipun menunjukkan semangat juang yang tinggi dalam pertarungan yang ia sebut mirip dengan kisah “Rocky”, Froch berpendapat bahwa Wardley telah menerima terlalu banyak hukuman.
Ia juga memperkirakan bahwa Dubois mungkin bisa menyelesaikan pertarungan dengan lebih mudah jika mereka bertemu kembali. Wardley memang menunjukkan ketahanan dan kekuatan luar biasa, tetapi ia memerlukan waktu untuk pulih setelah pertarungan yang sangat brutal tersebut. Di sisi lain, Dubois kini dianggap telah membuktikan dirinya sebagai petinju yang tidak mudah menyerah dan bertekad untuk mempertahankan statusnya sebagai juara dalam jangka panjang.