Logo
Olahraga Lain

Conor Benn Menghadapi Tantangan Berat Menurunkan Berat Badan Sebelum Pertarungan dengan Garcia

Conor Benn tengah mempersiapkan diri untuk pertarungan melawan Ryan Garcia yang dijadwalkan pada 12 September, namun menghadapi kesulitan dalam menurunkan berat badan.

C
Citra Erwana
23 July 2026 20 pembaca
Conor Benn
Conor Benn

Conor Benn sedang menjalani persiapan intensif menjelang pertarungan perebutan gelar juara dunia WBC kelas welter melawan Ryan Garcia, yang akan berlangsung pada 12 September di T Mobile Arena, Las Vegas. Ini merupakan kesempatan pertama bagi Benn untuk memperebutkan gelar juara dunia di level profesional. Namun, sebelum bertarung, petinju yang dikenal dengan julukan The Destroyer ini harus menghadapi tantangan berat dalam menurunkan berat badan hingga mencapai batas kelas welter, yaitu 147 pon.

Terakhir kali Benn bertarung di kelas welter adalah pada tahun 2022. Sejak saat itu, ia lebih sering bertanding di kelas yang lebih tinggi, termasuk dua kali melawan Chris Eubank Jr di kelas menengah. Di awal tahun ini, ia memutuskan untuk kembali ke kelas welter dan menjalani laga pemanasan melawan Regis Prograis di kelas tangkapan 150 pon. Penampilannya saat mengalahkan Prograis menimbulkan keraguan di kalangan pengamat, yang menilai bahwa Benn mungkin tidak lagi ideal untuk bertarung di kelas welter karena kesulitan dalam proses penurunan berat badan.

Kesulitan Menurunkan Berat Badan

Benn mengakui bahwa proses menurunkan berat badan kali ini jauh lebih sulit dibandingkan beberapa tahun lalu. "Menurunkan berat badan memang berat. Saya bahkan sudah memulai prosesnya sekarang, dan itu jelas bukan sesuatu yang menyenangkan," ungkap Benn.

Peluang Melawan Garcia

Menurut Benn, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Ryan Garcia bersedia untuk bertarung. Ia berpendapat bahwa Garcia melihat peluang untuk melawan lawan yang harus berjuang keras dalam proses penurunan berat badan. "Dia tidak pernah menantang saya sebelum dua pertarungan melawan Eubank, juga bukan setelahnya. Baru setelah saya selesai menghadapi Regis Prograis, dia langsung menginginkan pertarungan ini. Bagi saya, itu menunjukkan apa yang sebenarnya dia incar," jelas Benn.

Lebih lanjut, Benn menilai bahwa Garcia tidak mengejar nilai sejarah atau warisan dalam kariernya, melainkan mencari lawan yang dianggap lebih mudah untuk dikalahkan. "Dia tidak mengambil pertarungan ini demi warisan atau hal lain. Dia hanya berpikir ini pertarungan yang lebih mudah. Saya menjadi penantang wajib WBC, jadi dia tidak punya banyak pilihan. Saya justru ingin melihat apakah dia berani naik ke kelas menengah," tambahnya.

Ryan Garcia datang sebagai juara bertahan WBC kelas welter setelah merebut sabuk tersebut dari Mario Barrios pada Februari lalu. Pertarungan melawan Conor Benn diperkirakan akan menjadi salah satu laga terbesar di divisi welter tahun ini, sekaligus menjadi ujian bagi Benn untuk melihat apakah ia masih mampu tampil maksimal setelah kembali ke batas 147 pon.

Artikel Terkait