Logo
Olahraga Lain

Daniel Dubois Menang atas Fabio Wardley, Buktikan Daya Tarik Tinju Kelas Berat

Daniel Dubois menunjukkan ketangguhannya dengan mengalahkan Fabio Wardley dalam pertarungan yang dramatis untuk merebut gelar juara dunia kelas berat WBO pada Sabtu (9/5).

E
Eko Prasetyo
14 May 2026 16 pembaca
Daniel Dubois Menang atas Fabio Wardley, Buktikan Daya Tarik Tinju Kelas Berat
Duel brutal Daniel Dubois (kiri) dan Fabio Wardley disebut sebagai salah satu duel kelas berat terbaik Inggris dalam beberapa tahun terakhir. (Foto: AP)

Daniel Dubois berhasil membuktikan kemampuannya setelah mengalahkan Fabio Wardley dalam sebuah pertarungan sengit yang berlangsung pada Sabtu, 9 Mei, untuk memperebutkan gelar juara dunia kelas berat WBO. Pertandingan ini disaksikan oleh sekitar 20 ribu penonton dan dianggap sebagai salah satu duel kelas berat terbaik yang pernah ada di Inggris dalam beberapa tahun terakhir.

Pertarungan tersebut dipenuhi dengan drama, termasuk aksi saling jatuh dan pertukaran pukulan keras yang membuat penonton beberapa kali kesulitan mengikuti jalannya laga. Promotor veteran, Frank Warren, menyatakan bahwa duel ini menunjukkan bahwa tinju masih memiliki daya tarik yang luar biasa. "Tinju tidak rusak, saya terus mengatakan itu," ungkap Warren setelah pertandingan.

Perjalanan Pertarungan yang Dramatis

Warren, yang telah berkecimpung di dunia tinju selama hampir lima dekade, mengungkapkan kekagumannya terhadap keberanian kedua petinju. "Ini tahun ke-48 saya di bisnis ini dan menyaksikan dua petinju seperti mereka terasa luar biasa. Atmosfer, penonton, semuanya benar-benar hebat," tambahnya. Dubois memasuki pertarungan sebagai underdog dan langsung berada dalam tekanan setelah terjatuh di awal laga serta mengalami knockdown di ronde ketiga.

Wardley sebelumnya sempat menyinggung catatan Dubois yang pernah mengalami tiga kekalahan KO dan menyatakan bahwa rivalnya bisa saja tumbang jika pertarungan tidak berjalan sesuai rencana. Namun, situasi tersebut justru menjadi titik balik bagi Dubois. Setelah mendapatkan instruksi tegas dari pelatihnya, Don Charles, di sudut ring, Dubois perlahan bangkit dan mulai mengendalikan jalannya pertandingan.

Kemenangan yang Mengubah Karier

Petinju asal Inggris ini memanfaatkan jab dan kekuatan fisiknya untuk menekan Wardley di ronde-ronde berikutnya. Akhirnya, Dubois memastikan kemenangan melalui penghentian pertandingan setelah mendominasi lawannya di fase akhir duel. "Saya menghadapi petarung sejati dan saya menyukai itu," kata Dubois setelah pertarungan. "Fabio adalah petarung yang datang untuk menang dan menghibur penonton. Terima kasih untuk pertarungan luar biasa ini," lanjutnya.

Dubois mengakui bahwa ia sempat merasa gugup sebelum laga, mengingat bayang-bayang kekalahan sebelumnya. Namun, ia merasa telah berhasil melewati ujian besar dalam kariernya. "Saya sempat kehilangan ritme di awal dan sedikit kacau, tetapi akhirnya bisa mengendalikan diri dan meraih kemenangan," ungkapnya.

Di sisi lain, meskipun kalah, Wardley tetap mendapatkan pujian. Ia tetap berdiri meski wajahnya mulai dipenuhi darah pada pertengahan pertarungan. Bahkan, muncul perdebatan mengenai apakah pertarungan seharusnya dihentikan lebih cepat demi keselamatan Wardley. Namun, ia terus bertahan dan menolak menyerah hingga ronde-ronde akhir.

Pelatih Dubois, Don Charles, juga membela mentalitas anak asuhnya yang selama ini sering diragukan. "Tidak ada seorang pun yang boleh meragukan anak ini lagi," tegas Charles. "Apa yang dia tunjukkan malam ini menghapus semua keraguan dan narasi negatif tentang dirinya," tambahnya.

Kemenangan ini menjadikan Daniel Dubois sebagai juara dunia kelas berat dua kali. Petinju berusia 28 tahun itu juga membuka peluang untuk duel besar lainnya, termasuk kemungkinan menghadapi bintang baru Inggris, Moses Itauma, yang saat ini menjadi penantang nomor satu WBO. Selain itu, klausul untuk pertandingan ulang melawan Wardley juga telah dikonfirmasi, yang berpotensi menghadirkan duel kedua yang lebih besar di masa depan.

Artikel Terkait