Logo
Sepakbola

David De Gea Menyentil Kasus Pelanggaran Manchester City

David De Gea mengungkapkan pendapatnya tentang kasus pelanggaran finansial yang menimpa Manchester City, yang dinyatakan bersalah atas 114 tuduhan. Ia mempertanyakan berapa banyak gelar Liga Inggris y...

E
Eko Prasetyo
26 September 2026 29 pembaca
Foto: Offside via Getty Images/Simon Stacpoole/Offside
Foto: Offside via Getty Images/Simon Stacpoole/Offside

David De Gea memberikan sindiran terkait kasus yang menimpa Manchester City, yang baru-baru ini dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran finansial. Mantan kiper Manchester United ini berpendapat bahwa jika gelar City dicabut, ia seharusnya mendapatkan lebih banyak trofi.

Berdasarkan laporan dari The Athletic pada Jumat (25/9), Manchester City telah dinyatakan bersalah atas 114 dari total 115 tuduhan pelanggaran yang diajukan sejak tahun 2023. Pelanggaran ini terjadi dalam rentang waktu 2009 hingga 2023, meliputi masalah laporan keuangan, pembayaran kepada pemain dan manajer, serta kepatuhan terhadap regulasi profitabilitas dan keberlanjutan yang ditetapkan UEFA. Selain itu, klub juga diharuskan untuk bekerja sama dalam proses investigasi.

Potensi Hukuman untuk Manchester City

Manchester City berencana untuk mengajukan banding terhadap keputusan tersebut. Namun, klub-klub lain di Liga Inggris tetap berkomitmen untuk menuntut keadilan. Berbagai jenis hukuman dapat dijatuhkan, termasuk pencabutan gelar juara yang merupakan sanksi terberat.

Pernyataan David De Gea di Media Sosial

David De Gea, yang membela Manchester United dari tahun 2011 hingga 2023, mengungkapkan pandangannya melalui akun media sosialnya. Ia menulis, "Jadi mari kita bicara... berapa gelar Premier League yang harusnya saya menangkan?" De Gea pernah meraih gelar Liga Inggris pada musim 2012/2013. Jika gelar City dicopot untuk periode 2009-2023, maka De Gea berhak atas tiga medali juara Liga Inggris tambahan, yaitu dari musim 2011/2012, 2017/2018, dan 2020/2021, di mana Manchester United selalu finis di posisi kedua.

Diperkirakan, jika gelar Manchester City dicabut, tim yang berada di posisi kedua berhak untuk menerimanya. Pertanyaan yang muncul adalah, apakah hal ini akan terjadi?

Artikel Terkait