Keinginan untuk melihat pertarungan antara Anthony Joshua dan Tyson Fury, dua mantan juara dunia tinju kelas berat asal Inggris, semakin mendekati kenyataan. Namun, sebelum pertarungan besar tersebut dapat terwujud, keduanya harus menghadapi lawan masing-masing dalam laga pemanasan. Tyson Fury direncanakan akan bertanding melawan petinju veteran Polandia, Mariusz Wach, pada tanggal 24 Juli di Thailand. Sementara itu, Anthony Joshua akan naik ring sehari setelahnya, tepatnya pada 25 Juli, melawan Kristian Prenga di Jeddah, Arab Saudi.
Meskipun lawan-lawan yang dihadapi keduanya dianggap tidak terlalu berisiko, perhatian publik tetap tertuju pada kemungkinan duel yang telah lama ditunggu-tunggu antara Fury dan Joshua. Banyak yang berpendapat bahwa pertarungan ini bisa terwujud jika kedua petinju berhasil meraih kemenangan tanpa cedera.
Pendapat Barry McGuigan tentang Peluang Joshua
Barry McGuigan, mantan juara dunia tinju, adalah salah satu yang yakin bahwa Joshua memiliki peluang lebih besar untuk menang. Ia berpendapat bahwa gaya bertarung Joshua akan menjadi tantangan serius bagi Fury. "Saya rasa Daniel Dubois bisa mengalahkan Anthony Joshua kapan saja. Tetapi jika lawannya Tyson Fury, saya justru memilih Joshua. Gaya bertarung dan tekniknya sangat cocok untuk menghadapi Fury. Menurut saya, Joshua akan terlalu kuat untuknya," ungkap McGuigan dalam sebuah wawancara.
McGuigan juga mengingat kembali sesi sparring yang pernah dilakukan oleh kedua petinju pada tahun 2010, sebelum mereka mencapai puncak karier mereka. Saat itu, Joshua masih berusia sekitar 20 tahun, sementara Fury sedang membangun reputasinya sebagai petinju muda yang menjanjikan. Fury pernah mengakui bahwa sesi latihan tersebut berlangsung sangat intens, bahkan ia merasakan kondisi berbahaya setelah menerima pukulan dari Joshua, meskipun keduanya masih dalam tahap awal karier profesional mereka.
Rekor dan Prestasi Kedua Petinju
Dari segi statistik, Fury memiliki rekor yang lebih mengesankan dengan status sebagai mantan juara dunia WBC dan mantan juara dunia tak terbantahkan di kelas berat. Namun, Joshua juga bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh. Ia adalah peraih medali emas Olimpiade London 2012 dan pernah menyatukan sabuk WBA, IBF, WBO, dan IBO, serta berhasil mengalahkan sejumlah petinju ternama seperti Wladimir Klitschko, Joseph Parker, dan Alexander Povetkin.
Jika pertarungan antara keduanya benar-benar terjadi, laga ini diyakini akan menjadi salah satu pertarungan terbesar dalam sejarah tinju Inggris. Selain mempertaruhkan kehormatan sebagai mantan juara dunia, hasil dari pertarungan ini juga akan menentukan siapa yang layak diingat sebagai petinju kelas berat Inggris terbaik di era modern.