Eddie Hearn mengungkapkan pandangannya terkait persiapan Tyson Fury menjelang duel melawan Anthony Joshua yang dijadwalkan pada kuartal keempat tahun 2026. Pertarungan antara dua petinju kelas berat asal Inggris ini akhirnya mendapatkan kepastian setelah lama dinanti. Meskipun demikian, kedua petinju akan memasuki ring dengan kondisi yang berbeda setelah menjalani masa jeda yang cukup lama.
Tyson Fury sebelumnya sempat mengambil keputusan untuk pensiun sepanjang tahun 2025 setelah mengalami dua kekalahan dari Oleksandr Usyk pada tahun 2024. Ia kembali bertanding pada bulan April lalu dan menunjukkan performa yang solid dengan mengalahkan Arslanbek Makmuhdov dalam pertarungan yang berlangsung selama 12 ronde. Di sisi lain, Anthony Joshua terakhir kali bertanding pada September 2024, di mana ia mengalami kekalahan KO dari Daniel Dubois. Sepanjang tahun lalu, Joshua hanya melakoni satu pertarungan, yakni pada bulan Desember, di mana ia berhasil mengalahkan Jake Paul yang dianggap bukan lawan sepadan.
Pernyataan Hearn Mengenai Pertarungan
Dalam wawancara di The Punch Podcast, Hearn menyatakan bahwa Fury sebenarnya tidak memerlukan laga pemanasan tambahan sebelum menghadapi Joshua, meskipun kemungkinan tersebut tetap ada. Hearn menjelaskan bahwa Fury sempat menyindir Joshua yang dianggap sudah mendapatkan pemanasan saat melawan Jake Paul. Namun, Hearn berpendapat bahwa situasi tersebut tidak dapat disamakan, mengingat Fury telah menjalani pertarungan selama 12 ronde penuh melawan Makmuhdov, sedangkan pertarungan Joshua melawan Jake Paul hanya berlangsung selama lima ronde sebelum ia meraih kemenangan.
Jadwal dan Kondisi Joshua
Hearn juga membahas mengenai waktu menjelang bulan November yang menjadi jadwal pertarungan. Ia menyarankan agar bulan Mei bisa dimanfaatkan untuk berlibur, kemudian kembali berlatih dari bulan Agustus hingga Oktober. Meskipun demikian, Hearn mengaku tidak mengetahui secara rinci mengenai situasi kontraktual Fury, tetapi memastikan bahwa pertarungan tersebut sudah resmi disepakati.
Di sisi lain, Joshua diketahui pernah mengalami kecelakaan mobil pada bulan Desember yang mengakibatkan dua teman dekatnya serta anggota timnya meninggal dunia. Peristiwa tragis ini menjadi salah satu alasan mengapa Joshua tidak terburu-buru untuk kembali ke ring tinju.