Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 membuat Elkan Baggott, bek tim, menyatakan bahwa skuad Garuda kini layak disebut sebagai raja Asia Tenggara. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Indonesia mengalahkan Thailand dalam final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB. Pertandingan berakhir imbang 2-2 setelah 120 menit, dan Indonesia keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2 melalui adu penalti.
Perjalanan Indonesia menuju gelar ini tidaklah mudah. Tim harus melewati babak perpanjangan waktu setelah Thailand sempat unggul 2-1 melalui gol Peeradol Chamratsamee pada menit ke-111. Namun, Elkan Baggott berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-116 berkat umpan dari Rizky Ridho.
Elkan Baggott: Bukti Keberhasilan Tim
Elkan Baggott menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia meraih gelar ini menunjukkan bahwa mereka layak menyandang status raja Asia Tenggara. "Saya pikir kami baru saja menunjukkan bahwa kami adalah raja Asia Tenggara," ungkapnya dalam konferensi pers setelah pertandingan. Dia juga menjelaskan bahwa pelatih John Herdman sempat menunjukkan video montase tentang kekalahan Indonesia di final sebelumnya, termasuk saat mereka kebobolan melawan Thailand di final Piala AFF 2020.
"Pelatih sebenarnya sempat menunjukkan kepada kami sebuah video montase di hotel sebelum pertandingan. Isinya tentang semua kekalahan kami di final sebelumnya," tambahnya. "Ada juga cuplikan final AFF ketika kami kebobolan melawan Thailand."
Perubahan dan Kebanggaan Tim
Elkan menyatakan bahwa banyak hal telah berubah dalam timnas Indonesia, termasuk di federasi dan kehadiran wajah-wajah baru. Namun, satu hal yang tetap adalah kecintaan para pemain terhadap negara dan keinginan untuk memberikan yang terbaik saat mengenakan seragam tim nasional. "Ya, perjalanan kami memang panjang. Banyak hal sudah berubah di federasi dan banyak wajah baru yang juga ada di sini," ujarnya. "Namun, satu hal yang pasti, kami semua mencintai negara ini dan ingin selalu mewakilinya."
Elkan juga menegaskan kebanggaannya setelah membawa Indonesia meraih gelar. "Seperti yang saya katakan, saya sangat bangga menjadi orang Indonesia hari ini. Dan ya, kami adalah raja Asia Tenggara," tuturnya.
Pelatih John Herdman juga menekankan pentingnya perjalanan yang telah dilalui skuad Garuda. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan ini terasa lebih berarti karena Indonesia telah enam kali mencapai final. "Ini sudah menjadi final keenam bagi Indonesia. Final sangat sulit untuk dimenangkan," ungkap Herdman. Ia juga memberikan apresiasi kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, atas dukungannya kepada tim.
Herdman menambahkan bahwa para pemain telah bekerja keras dan beradaptasi hingga menjadi tim yang lebih kuat, terutama dari segi mental. "Menurut saya, banyak orang tidak memahami betapa pentingnya semangat tim dan rasa persaudaraan yang kita bangun," lanjutnya. Ia berharap pengalaman dari turnamen ini bisa menjadi fondasi bagi masa depan timnas Indonesia.
Herdman juga menyebutkan bahwa masih ada pemain muda yang dipantau untuk memperkuat tim nasional, dan berharap dapat menciptakan sosok pemain berbakat yang dapat bersaing di level internasional. "Saya benar-benar berharap kami bisa menciptakan sosok seperti Alphonso Davies versi Indonesia, pemain berikutnya yang bisa bermain di Liga Champions dari negara ini," kata Herdman.
Ia mengaku terus mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia, termasuk kompetisi lokal, dan sering menyaksikan pertandingan secara langsung untuk memantau pemain yang berpotensi. "Saya juga tahu Coach Nova melakukan pekerjaan luar biasa bersama tim U20. Mereka baru saja meraih kemenangan penting atas Australia," tambahnya.
Herdman menilai perkembangan tersebut sebagai bagian dari kemajuan sepak bola Indonesia di berbagai level. "Jadi, negara ini terus mengambil langkah maju," tutupnya.