Fabio Di Giannantonio, pebalap yang dikenal dengan julukan Diggia, memiliki keinginan untuk menjadi bagian dari tim pabrikan. KTM tampaknya akan mewujudkan impian tersebut. Saat ini, Di Giannantonio merupakan pebalap tim satelit, tetapi ia telah dikontrak langsung oleh Ducati dan mendapatkan dukungan berupa motor pabrikan yang sama dengan yang digunakan oleh pebalap tim pabrikan, seperti Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.
Komitmen VR46 dan Dukungan Ducati
Pablo Nieto, Team Principal VR46, menyatakan, "Kami ingin lanjut dengan Di Giannantonio, tentu saja. Hubungan kami sangat baik, ini tahun ketiga kami bersama, dan setiap tahun kami semakin cepat." Ia juga menambahkan bahwa mereka bekerja sama dengan Ducati untuk memenuhi keinginan Di Giannantonio, termasuk penyediaan motor pabrikan. "Saat ini, kami memiliki satu motor pabrikan dan satu motor non-pabrikan. Target kami adalah memiliki dua motor pabrikan. Kami sedang berupaya mewujudkannya. Kami membutuhkan lebih banyak waktu, tetapi itulah fokus kami," ungkap Nieto.
Di Giannantonio sendiri mengaku tidak merasa tertekan untuk segera menandatangani kontrak untuk musim depan. Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa kontraknya dengan KTM telah ditandatangani di sela-sela perhelatan MotoGP Perancis 2026. Musim depan, Diggia akan menjadi rekan setim Alex Marquez di KTM, meskipun tim VR46 sebelumnya menyatakan bahwa mereka akan memprioritaskan pasangan Di Giannantonio dan Fermin Aldeguer untuk musim yang akan datang.
Perebutan Kursi di Tim VR46
Alessio Salucci, Direktur Tim VR46, memahami bahwa banyak tim lain yang menginginkan Di Giannantonio, terutama setelah melihat performanya yang mengesankan di musim ini. "Tidak mudah bagi Fabio untuk tetap bersama kami karena banyak tawaran yang datang dari tim lain. Setelah Barcelona (akhir pekan ini), kita akan tahu lebih jelas. Belum 100% pasti," ujarnya.
Jika Di Giannantonio benar-benar bergabung dengan KTM, kursi yang ditinggalkannya kemungkinan akan diperebutkan oleh dua pebalap, Nicolo Bulega dan Luca Marini. Bulega merupakan pebalap tes Ducati, sedangkan Marini berpotensi kembali jika kontraknya dengan Honda tidak diperpanjang.