Logo
Moto GP

Fabio Quartararo Dapat Kesempatan Juara Bersama Aprilia, Namun Memilih Gaji Tinggi

Fabio Quartararo kembali menghadapi kritik terkait keluhannya terhadap performa Yamaha yang tak kunjung membaik. Ia diingatkan bahwa dua tahun lalu, ia memiliki peluang untuk bergabung dengan Aprilia...

B
Bayu Biru
13 September 2026 5 pembaca
Fabio Quartararo
Fabio Quartararo

Fabio Quartararo kembali menjadi sorotan setelah mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa Yamaha di ajang MotoGP 2026. Pembalap asal Prancis ini diingatkan bahwa jika ia memilih untuk bergabung dengan Aprilia dua tahun lalu, ia mungkin bisa bersaing dengan Marc Marquez untuk meraih gelar juara.

Quartararo berencana meninggalkan Yamaha setelah musim 2026 dan akan bergabung dengan Honda untuk musim depan. Namun, performa buruk dari Yamaha membuatnya sering kali mengungkapkan rasa frustrasi terhadap timnya. Pada balapan sebelumnya di MotorLand Aragon, ia bahkan menilai bahwa Yamaha justru memperburuk kondisi motornya. Hal ini berlanjut di MotoGP San Marino, di mana ia kembali kesulitan untuk bersaing dengan pembalap-pembalap terdepan.

Kritik dari Pengamat MotoGP

Kritik datang dari pengamat MotoGP, Mat Oxley, yang menilai Quartararo terlalu sering mengeluh tentang Yamaha dan seharusnya merenungkan kembali keputusan yang diambilnya di masa lalu. "Saya suka pembalap yang mengatakan apa yang benar-benar mereka pikirkan daripada sekadar mengulang pernyataan PR. Tetapi Quartararo sudah terlalu banyak mengeluh belakangan ini," tulis Oxley di platform X.

Oxley juga menyatakan bahwa Quartararo sebenarnya memiliki kesempatan untuk meninggalkan Yamaha dan bergabung dengan Aprilia dua tahun yang lalu. Jika ia mengambil keputusan tersebut, Oxley berpendapat bahwa posisi Quartararo saat ini mungkin akan berbeda. "Yamaha memang sedang kesulitan, tetapi dia terlalu kekanak-kanakan. Dua tahun lalu dia bisa saja bergabung dengan Aprilia dengan setengah dari gajinya, dan mungkin dia sudah memenangkan gelar MotoGP lagi," ujarnya. "Sebaliknya, dia memilih uang daripada performa. Dia seharusnya mengingat hal itu."

Persiapan Menuju Honda

Quartararo dilaporkan menerima bayaran sekitar 10 juta poundsterling per tahun setelah memperpanjang kontraknya dengan Yamaha. Meskipun Aprilia sempat dikaitkan dengan dirinya, tuntutan gajinya dianggap terlalu tinggi untuk pabrikan Italia tersebut. Kini, Quartararo bersiap untuk memulai babak baru bersama Honda pada musim 2027, sementara Jorge Martin akan menggantikan posisinya di Yamaha setelah memilih meninggalkan Aprilia.

Musim 2026 menjadi periode yang semakin menantang bagi Quartararo. Pada hari pertama MotoGP San Marino, ia tertinggal sekitar satu detik dari pembalap-pembalap terdepan, menunjukkan betapa jauh Yamaha dari persaingan di level atas.

Artikel Terkait