Fabio Quartararo diharapkan untuk tetap menunjukkan performa maksimal di sisa musim ini dengan Yamaha sebelum memulai petualangan baru bersama Honda pada tahun 2027. Meskipun Quartararo belum berhasil mengembalikan Yamaha ke jalur persaingan untuk meraih gelar juara dunia, penampilannya di kualifikasi MotoGP San Marino 2026 menunjukkan bahwa kemampuan pembalap asal Prancis ini masih sangat baik.
Quartararo berhasil tampil mengesankan di Q1 dengan menempatkan Yamaha YZR M1 di posisi ketiga, mencatat waktu 1 menit 30,799 detik dan hanya tertinggal 0,222 detik dari Fermín Aldeguer, yang menjadi pembalap terakhir yang lolos ke Q2. Hasil ini menjadi semakin menarik karena pembalap Yamaha lainnya tidak mampu mendekati catatan waktu yang diraih Quartararo. Jack Miller berada di posisi kedelapan Q1, sementara Alex Rins menempati urutan ke-10. Toprak Razgatlioglu bahkan harus puas di posisi terakhir.
Pentingnya Performa Quartararo
Performa Quartararo menarik perhatian Neil Hodgson, mantan pembalap MotoGP. Hodgson menekankan bahwa Quartararo harus terus menunjukkan kemampuannya meskipun sudah dipastikan akan meninggalkan Yamaha di akhir musim 2026. "Kamu tidak boleh menyerah. Memang motornya tidak akan berkembang, tetapi kamu adalah pembalap yang luar biasa, jadi kamu harus terus menunjukkan itu kepada semua orang," ungkap Hodgson di TNT Sports.
Hodgson juga menilai bahwa sikap tersebut sangat krusial jika Quartararo ingin langsung bersaing untuk meraih gelar bersama Honda pada tahun 2027. "Jika dia ingin memenangkan kejuaraan dunia tahun depan bersama Honda, dia harus memasuki musim itu dalam kondisi sangat siap, karena dia harus mengeluarkan kemampuan terbaik dari motor yang dikendarainya," tambahnya.
Menjaga Reputasi Sebelum Era Baru
Fabio Quartararo saat ini tengah menjalani musim terakhirnya bersama Yamaha. Setelah kehilangan kepercayaan terhadap proyek Yamaha, juara dunia MotoGP 2021 ini memutuskan untuk bergabung dengan Honda mulai tahun 2027. Keputusan ini menjadikan setiap penampilan Quartararo bersama Yamaha semakin penting. Selain menjaga reputasinya sebagai salah satu pembalap tercepat di grid, performa yang kuat hingga akhir musim juga dapat menjadi modal kepercayaan diri sebelum memasuki era baru MotoGP bersama Honda.