Pembalap dari tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengaku terkejut dengan hasil finisnya yang menempatkannya di posisi ketujuh dalam balapan MotoGP Jerman yang berlangsung baru-baru ini. Quartararo menyatakan bahwa ia tidak merasa nyaman saat mengendarai motornya selama perlombaan.
Awalnya, Quartararo tidak menargetkan posisi tinggi karena ketidaknyamanannya dengan motor. Namun, keberuntungannya muncul ketika beberapa pembalap mengalami kecelakaan, yang membuatnya bisa naik ke posisi ketujuh. Quartararo mengungkapkan bahwa hasil ini benar-benar di luar ekspektasinya.
Pengalaman Balapan yang Menegangkan
"Saya hampir terjatuh di tikungan ketiga pada lap pembuka. Kemudian, saya bersentuhan dengan Jorge di tikungan kelima. Lalu, dia sedikit terlalu percaya diri di tikungan kedelapan! Tapi saya tidak mengeluh; inilah balapan. Kami keluar dari tikungan ketujuh dengan sangat buruk, mengingat cengkeraman yang kami miliki. Dan sebenarnya Jorge, Pecco, dan Acosta menyalip saya di sana. Dan kemudian saya tetap di posisi yang sama sepanjang balapan," jelas Quartararo dalam wawancaranya.
Strategi dan Harapan di Balapan Selanjutnya
Lebih lanjut, Quartararo menambahkan, "Tujuan saya adalah finis di posisi ke-9 karena kecepatannya persis sama seperti kemarin. Maksud saya, itu akan menjadi hasil yang bagus [bagi kami], dan kemudian Alex dan Diggia terjatuh, jadi kami finis di posisi ke-7. Pada hari Jumat, saya menginginkan motor yang saya gunakan hari ini. Pengaturannya. Tetapi tim ingin mencoba sesuatu yang berbeda yang kami gunakan di Assen, tetapi sebenarnya pada Sabtu pagi kami kembali ke motor ini, dan saya lebih cepat," tutupnya.