Kepastian Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 disampaikan oleh Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom. Ia menekankan bahwa semangat masyarakat Indonesia terhadap sepak bola menjadi salah satu faktor utama pemilihan tersebut. Selain itu, kolaborasi antara PSSI dan pemerintah juga berperan penting dalam keputusan ini. Grafstrom mengungkapkan hal ini saat menghadiri pembukaan turnamen di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat, 25 September 2026, di mana ia juga menyaksikan pertandingan antara Indonesia dan Singapura.
Antusiasme Sepak Bola di Indonesia
Grafstrom menyatakan bahwa gairah masyarakat terhadap sepak bola merupakan alasan kuat mengapa Indonesia dipilih sebagai tuan rumah. “Menurut saya, gairah terhadap sepak bola menjadi salah satu alasannya,” ujarnya sebelum upacara pembukaan. Ia juga memberikan penghargaan kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, atas koordinasi yang baik dengan pemerintah dalam memastikan kelancaran acara ini. “Mereka telah menunjukkan kemauan yang besar untuk menyelenggarakan acara ini dan saya pikir kerja samanya sangat baik,” tambahnya.
Keberadaan kantor FIFA di Asia Tenggara juga dianggap sebagai faktor pendukung penyelenggaraan turnamen ini. Grafstrom menyebutkan, “Kami juga memiliki kantor FIFA di kawasan ini, hanya beberapa blok dari sini. Saya baru saja mengunjunginya.” Ia percaya bahwa semua elemen yang ada, termasuk infrastruktur dan sumber daya manusia, sangat mendukung suksesnya penyelenggaraan turnamen ini.
Pembukaan FIFA ASEAN Cup 2026
Grafstrom menunjukkan antusiasmenya saat menyaksikan laga Indonesia melawan Singapura yang berlangsung di SUGBK. Pertandingan ini dimulai pada pukul 20.00 WIB setelah rangkaian upacara pembukaan. “Saya sangat senang berada di sini bersama teman baik saya, Presiden PSSI Erick Thohir. Saya ingin berterima kasih atas kerja luar biasa yang telah Anda dan tim lakukan untuk menyelenggarakan acara ini,” ungkapnya.
Ia berharap lebih dari 50.000 penonton hadir, yang mencerminkan antusiasme masyarakat Indonesia terhadap sepak bola. “Mudah-mudahan lebih dari 50.000 orang hadir, yang benar-benar menunjukkan antusiasme Indonesia terhadap sepak bola,” lanjutnya. Grafstrom yakin bahwa FIFA ASEAN Cup 2026 akan menghadirkan pertandingan berkualitas di kawasan ini. “Saya pikir menghadirkan turnamen regional ini dengan sentuhan FIFA tentu akan menjadi sesuatu yang sangat istimewa,” tuturnya.
Grafstrom juga menjelaskan bahwa turnamen ini berlangsung dalam jeda internasional, yang memberikan kesempatan bagi pemain terbaik dari berbagai klub di dunia untuk memperkuat tim nasional masing-masing. “Ini adalah pertama kalinya kami memiliki jeda internasional yang lebih panjang dengan empat pertandingan, untuk memberikan kesempatan menciptakan rivalitas lokal,” jelasnya. Ia optimis bahwa seluruh penggemar, baik yang hadir di stadion maupun yang menyaksikan melalui televisi, akan menikmati pertandingan dan menyambut FIFA ASEAN Cup ini dengan semangat yang tinggi.