Kontingen Indonesia menambah koleksi medali mereka dengan meraih tiga medali perunggu dalam ajang olahraga bergengsi Asian Games 2026 yang berlangsung pada hari Senin, 28 September 2026. Menurut catatan resmi, medali tersebut diperoleh dari cabang bulu tangkis dan balap sepeda BMX.
Prestasi Atlet BMX
Pencapaian pertama datang dari Jasmine Azzahra Setyobudi, atlet balap sepeda BMX Racing putri, yang berhasil meraih medali perunggu setelah mencatatkan waktu 34,932 detik. Medali emas diraih oleh pembalap Jepang, Sae Hatakeyama, dengan waktu 33,401 detik, sedangkan medali perak menjadi milik Wanyi Liao dari China yang mencatatkan waktu 34,500 detik. "Alhamdulillah, sekarang bisa dapat, bisa mempertahankan bronze medal," ungkap Jasmine.
Perjuangan Skuad Bulu Tangkis
Dua medali perunggu lainnya diraih oleh tim bulu tangkis Indonesia. Pada sektor ganda putra, pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri harus mengakui kekalahan di babak semifinal dari pasangan asal China, Liang Weikeng dan Wang Chang, dalam pertandingan yang berlangsung ketat dengan skor 17-21, 21-13, 9-21. "Selesai sudah tugas kami di Asian Games, menyumbangkan medali perunggu," kata Fajar. "Memang bukan yang kami harapkan, tapi kami tetap bersyukur. Inilah kami, sudah bermain secara maksimal."
Di sektor tunggal putra, Alwi Farhan yang diunggulkan di posisi keenam juga harus mengakui keunggulan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand, kalah dalam dua gim dengan skor 13-21, 15-21. Alwi menyatakan harapannya untuk memperbaiki pencapaian di ajang mendatang. "Jujur ya sebenarnya targetnya dua emas, tapi ya belum tercapai. Masih ada kesempatan lagi empat tahun ke depan, semoga Tuhan memberikan saya kesempatan. Saya patut bersyukur," ujarnya.
Dengan tambahan tiga medali tersebut, kontingen Merah Putih kini mengumpulkan total 27 medali, yang terdiri dari 2 medali emas, 5 medali perak, dan 20 medali perunggu. Capaian ini membawa Indonesia sementara berada di peringkat ke-15 dalam klasemen perolehan medali.
Posisi klasemen perolehan medali saat ini menunjukkan China memimpin dengan 132 medali emas, diikuti Jepang dan Korea Selatan. Indonesia, dengan total 27 medali, menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam kompetisi ini.