Logo
Berita Olahraga

Inovasi Baru dalam DBL Indonesia 2026/2027

DBL Indonesia 2026/2027 akan segera dimulai dengan sejumlah pembaruan menarik. Kompetisi ini tidak hanya menampilkan bakat basket, tetapi juga mengedepankan hiburan bagi para pelajar.

B
Bayu Biru
16 June 2026 8 pembaca
Ada yang baru di DBL Indonesia 2026/2027. (dok.DBL Indonesia)
Ada yang baru di DBL Indonesia 2026/2027. (dok.DBL Indonesia)

Jakarta - Kompetisi DBL Indonesia 2026/2027 akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Apa saja yang baru dalam ajang basket antar SMA bergengsi di seluruh Indonesia ini?

Selama 22 tahun keberadaannya, DBL telah berhasil mencetak banyak pebasket berbakat di tanah air. Di antara nama-nama yang telah muncul dari kompetisi ini adalah Abraham Damar Grahita, Yudha Saputera, Kelvin Sanjaya, Avan Saputra, dan Vincent Rivaldi Kosasih untuk kategori putra. Sedangkan untuk kategori putri, ada Dewa Ayu Made Sriartha, Adelaide Callista Wongsohardjo, dan Nathania Claresta Orville yang juga merupakan alumni DBL.

Sejak dimulai pada tahun 2004, DBL tidak hanya menawarkan persaingan yang ketat di lapangan, tetapi juga menyediakan hiburan di luar lapangan, mirip dengan konsep yang diterapkan dalam NBA di Amerika Serikat. DBL menerapkan konsep student athlete, yang bertujuan untuk membangun ekosistem olahraga dan hiburan bagi para pelajar.

Perubahan dalam DBL Dance Competition

Setiap tim peserta DBL diwajibkan memiliki tim dance pendukung. Tim dance ini tidak hanya memberikan dukungan kepada tim basket, tetapi juga berkompetisi dalam DBL Dance Competition yang semakin populer. Pada tahun 2018, DBL Dance berhasil mencatatkan rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai kompetisi dance dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia. Ajang ini juga melahirkan banyak talenta berbakat, seperti Dita Karang dan Christy Gardena yang merupakan anggota grup No Na.

Menjelang musim baru 2026/2027, terdapat perubahan signifikan dalam DBL Dance Competition dengan hadirnya AQUA sebagai mitra utama. "Kami sangat senang menyambut AQUA sebagai bagian dari ekosistem DBL. Anak-anak di DBL adalah generasi yang sangat aktif. Mereka berlatih keras di lapangan, menyiapkan penampilan terbaik di atas panggung, hingga memberikan dukungan penuh dari tribun. Dalam aktivitas seperti itu, menjaga hidrasi menjadi hal yang penting," ungkap Direktur DBL Indonesia, Masany Audri.

Masany juga menambahkan, "Kami menyaksikan sendiri peserta DBL Dance itu menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyusun koreografi, berlatih, hingga tampil dengan kostum dan properti yang sering kali membuat mereka merasa gerah. Karena itu, kehadiran partner baru ini dengan semangat Adem sangat relevan dan dekat dengan pengalaman yang mereka rasakan selama mengikuti kompetisi."

Manfaat dari Kompetisi DBL Dance

Kompetisi DBL Dance diakui memberikan banyak manfaat bagi para pesertanya. Valencia Stephanie Hadasaah, seorang alumni dancer dari SMA IPEKA Puri Jakarta, mengungkapkan bahwa kompetisi ini menawarkan pengalaman yang tidak hanya profesional, tetapi juga memperluas jaringan dan meningkatkan rasa percaya diri. "Atmosfer kompetisi DBL Dance itu meriah. Kami bangga bisa tampil di depan banyak penonton dan menjadi bagian dari DBL. Sebab selain berkompetisi, kami juga mendapatkan banyak pengalaman berharga dan bertemu teman-teman baru dari berbagai sekolah," ujarnya.

Perubahan yang dilakukan pada musim 2026/2027 ini diharapkan dapat mendukung para pelajar yang aktif berlatih dan berkompetisi, baik di lapangan basket, di panggung dance, maupun di tribun sebagai suporter. Hal ini bahkan dimulai sejak mereka melakukan persiapan di rumah bersama orang tua atau di sekolah dengan bimbingan guru.

"Kami ingin menjadi support system bagi generasi muda yang terus berusaha memberikan versi terbaik dari dirinya lewat DBL," kata Marketing Director AQUA, Adisti Nirmala.

Artikel Terkait