Logo
Sepakbola

Inter Milan Alami Kekalahan Beruntun di Liga Champions, Chivu Ungkap Kekhawatiran

Inter Milan memulai Liga Champions musim ini dengan dua kekalahan berturut-turut, membuat Cristian Chivu merasa cemas terhadap posisi timnya saat ini.

A
Anggun Ratnasari
14 October 2026 22 pembaca
Foto: Getty Images/Stefano Guidi
Foto: Getty Images/Stefano Guidi

Inter Milan memulai perjalanan mereka di Liga Champions musim ini dengan hasil yang mengecewakan, mengalami dua kekalahan berturut-turut. Cristian Chivu, pelatih tim, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai posisi Inter saat ini.

Pada matchday kedua, Inter harus menelan kekalahan saat menjamu Club Brugge di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB, dengan skor 3-4. Sebelumnya, pada matchday pertama, Lautaro Martinez dan rekan-rekan juga kalah 1-2 saat bertanding di markas Real Madrid. Dengan hasil tersebut, Inter kini terpuruk di peringkat ke-28 klasemen Liga Champions tanpa mengantongi satu poin pun.

Kekhawatiran Chivu Terhadap Peluang Lolos

Dua kekalahan yang dialami membuat Chivu merasa khawatir akan peluang Inter untuk melaju ke fase knockout. Mengingat pengalaman musim lalu, di mana Inter hanya terpaut satu poin dari posisi delapan besar yang membawa mereka ke 16 besar, Chivu merasa perlu untuk mengevaluasi performa tim. Inter pada akhirnya tersingkir di fase play-off knockout.

Evaluasi dan Harapan untuk Pertandingan Selanjutnya

"Saya tidak bisa bilang ini tidak mengkhawatirkan, jelas ada hal yang harus kami evaluasi lagi," ujar Chivu kepada Sky Sport Italia. "Di Liga Champions khususnya sulit untuk kembali ke jalur mengingat kualitas lawan, tapi kami harus fokus ke keseimbangan kami, duel-duel, bola kedua, mempertahankan bentuk."

Chivu juga menambahkan, "Kami semua menyadari apa yang tidak berjalan di Liga Champions dan kami akan mencoba mengubah persiapan mental kami. Saya harus jadi yang pertama bertanggung jawab, karena mungkin saya tidak bisa menemukan keseimbangan yang tepat untuk menghadapi laga-laga tertentu." Ia menekankan pentingnya tetap percaya, mengingat masih ada enam pertandingan yang tersisa. "Benar dua kekalahan ini melukai ekspektasi kami di Liga Champions, khususnya mengingat bagaimana kami berakhir di kompetisi ini musim lalu," tutupnya.

Artikel Terkait