Dalam perkembangan terbaru di dunia MotoGP, Izan Guevara diprediksi akan bergabung dengan tim satelit Yamaha, Pramac, untuk musim 2027. Proses negosiasi mengenai kesepakatan ini sedang berlangsung dan diharapkan akan selesai dalam beberapa minggu mendatang. Guevara akan berlaga untuk Pramac hingga akhir tahun 2027.
Keputusan ini diambil setelah penampilan gemilang Guevara di akhir musim Moto2 2025, di mana ia berhasil meraih kemenangan di Grand Prix Valencia. Selain itu, ia juga menunjukkan performa yang mengesankan di awal musim ini dengan meraih tiga podium dari lima balapan pertama, termasuk kemenangan di Le Mans. Guevara, yang akan merayakan ulang tahunnya yang ke-22 bulan depan, pertama kali menarik perhatian publik pada tahun 2022 dengan meraih gelar Moto3, di mana ia mencatatkan tujuh kemenangan dan 12 podium, yang membawanya naik ke kelas Moto2 bersama tim Aspar.
Perkembangan Karir Guevara
Namun, dua tahun pertama di kelas menengah tidak berjalan sesuai harapan, dengan hanya satu podium yang diraih dari 38 balapan. Karirnya mulai bersinar kembali setelah bergabung dengan proyek Moto2 Yamaha, berkat dukungan dari Gino Borsoi, manajer tim Pramac. Musim lalu ditutup dengan positif bagi Guevara, yang setelah kemenangan di Valencia, turut ambil bagian dalam tes pribadi Yamaha MotoGP. Meskipun dalam kondisi yang tidak ideal, penampilannya di atas motor M1 berhasil mengesankan para petinggi Yamaha.
Kesepakatan sementara telah dicapai untuk melihat Guevara bergabung dengan Toprak Razgatlioglu di Pramac mulai musim 2027. Kehadiran Guevara di tim ini membuat masa depan Jack Miller menjadi tidak pasti. Pembalap yang telah meraih empat kemenangan di MotoGP ini belum menerima tawaran lain, dan masa depannya tampak kabur setelah 16 musim berkarier di paddock.
Transformasi Tim Yamaha
Yamaha juga berencana untuk merombak skuad pembalapnya menjelang tahun 2027, dengan mempertahankan Razgatlioglu dan menambah tiga pembalap baru: Guevara di Pramac, serta Jorge Martin dan Ai Ogura di tim pabrikan Yamaha. Perubahan besar ini dipimpin oleh Paolo Pavesio, direktur pelaksana Yamaha, yang berupaya untuk memperkuat timnya di masa mendatang.