Logo
Olahraga Lain

Johnny Nelson Berkomentar Tentang Pertarungan Joshua vs Fury Setelah Penandatanganan Kontrak

Anthony Joshua dan Tyson Fury telah resmi menandatangani kontrak untuk bertanding akhir tahun ini, menarik perhatian mantan juara dunia Johnny Nelson yang meragukan kesiapan kedua petinju.

E
Eko Prasetyo
07 May 2026 13 pembaca
Johnny Nelson Berkomentar Tentang Pertarungan Joshua vs Fury Setelah Penandatanganan Kontrak
Johnny Nelson Tanggapi Duel Joshua vs Fury Usai Diteken - sumber: (secondsout)

Anthony Joshua dan Tyson Fury telah resmi menandatangani kontrak untuk berhadapan di ring tinju pada akhir tahun ini. Pertarungan ini menjadi sorotan, terutama dari mantan juara dunia kelas cruiserweight, Johnny Nelson, yang menilai bahwa duel ini menyisakan banyak pertanyaan mengenai kesiapan kedua petinju.

Selama lebih dari sepuluh tahun, Joshua dan Fury merupakan ikon tinju Inggris dan dunia. Fury meraih gelar juara dunia pertamanya pada tahun 2015 setelah mengalahkan Wladimir Klitschko di Jerman. Namun, setelah kemenangan tersebut, ia mengalami masa sulit akibat masalah kesehatan mental dan kecanduan yang membuatnya absen dari ring selama beberapa tahun. Sementara itu, Joshua meraih gelar dunia dan menyatukan tiga sabuk setelah mengalahkan Charles Martin, Klitschko, dan Joseph Parker. Meskipun sempat mengalami kekalahan dari Andy Ruiz Jr., ia berhasil merebut kembali gelarnya di laga ulang. Namun, dominasi Joshua mulai goyah setelah kalah dari Oleksandr Usyk pada tahun 2021 dan 2022. Fury juga mengalami tantangan serupa, kehilangan gelar WBC setelah dua pertarungan melawan Usyk pada akhir 2024, meskipun ia sempat mengumumkan pensiun selama setahun sebelum kembali bertanding dan mengalahkan Arslanbek Makmudov pada April lalu.

Dalam pernyataannya di That Boxing Show, Nelson mempertanyakan kesiapan kedua petinju di fase karier mereka saat ini. Ia mengamati bahwa performa Fury tidak sebaik dulu, terutama dalam hal pergerakan kaki dan refleks. Di sisi lain, Nelson juga mencatat adanya kekurangan pada Joshua, terutama setelah berbagai peristiwa yang dialaminya dalam beberapa bulan terakhir. Ia menyoroti motivasi dan hasrat Joshua sebagai pertanyaan utama, menilai apakah pertarungan melawan Fury akan menjadi ajang pembuktian bagi Joshua untuk menunjukkan keinginannya dalam tinju.

Joshua terakhir kali meraih kemenangan pada bulan Desember saat mengalahkan Jake Paul dan dijadwalkan untuk bertanding melawan Kristian Prenga pada bulan Juli sebelum akhirnya menghadapi Fury di akhir tahun. Perkembangan selanjutnya dari pertarungan ini tentunya akan menarik untuk disaksikan.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait