Logo
Moto GP

Jonathan Rea Merasa Puas dengan Penampilannya di Suzuka 8 Hours

Tim Honda HRC akan memulai balapan dari posisi terdepan di Suzuka 8 Hours ke-47 setelah sesi kualifikasi Top 10 dibatalkan akibat hujan. Jonathan Rea mengungkapkan kepuasan terhadap performanya meski...

S
Surya Kirana
06 July 2026 20 pembaca
Jonathan Rea Puas dengan Performanya di Suzuka 8 Hours
Jonathan Rea Puas dengan Performanya di Suzuka 8 Hours

Tim Honda HRC akan memulai balapan dari pole position pada edisi ke-47 Suzuka 8 Hours setelah sesi kualifikasi Top 10 dibatalkan karena hujan. Jonathan Rea, mantan pebalap MotoGP, merasa senang dengan performanya di sesi kualifikasi.

Pembatalan sesi kualifikasi tersebut membuat penyelenggara balapan ketahanan ini menetapkan urutan start berdasarkan hasil kualifikasi yang dilakukan pada hari Jumat. Tim yang terdiri dari Jonathan Rea, Takumi Takahashi, dan Somkiat Chantra berhasil meraih posisi pertama dengan catatan waktu gabungan 2'04”738. Waktu ini merupakan rata-rata dari 2’04”422 yang dicatat oleh Rea dan 2’05”055 yang dicatat oleh Takahashi, sehingga mereka mengungguli tim rival dari BMW Motorrad World Endurance Team dengan selisih 75 seperseribu detik.

Persiapan Balapan yang Matang

Meskipun sesi kualifikasi Top 10 dibatalkan, ketiga pebalap Honda HRC tetap menyelesaikan persiapan mereka dengan mengikuti sesi latihan bebas kedua selama 45 menit. Takahashi menjadi yang pertama turun ke lintasan menggunakan CBR1000RR-R Fireblade SP #30, sebelum akhirnya menyerahkan motor kepada Rea dan Chantra. Takumi sendiri mencatatkan waktu 2'06”267, yang menempatkan Honda HRC di posisi kedua dalam sesi latihan tersebut, hanya terpaut 173 seperseribu detik dari BMW #37.

Pernyataan Jonathan Rea

Jonathan Rea mengungkapkan bahwa salah satu faktor kunci dalam meraih posisi pole adalah catatan waktu lap yang baik. "Saya sangat senang dengan catatan waktu lap saya kemarin. Tidak mudah untuk menyelesaikan lap itu karena lalu lintas, jadi saya senang dengan apa yang telah kami capai. Tentu saja, sayang sekali kami tidak bisa melakukan Top 10 Trial karena saya sangat menyukai formatnya yang memungkinkan satu lap cepat," ujarnya.

Rea menambahkan bahwa dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, keputusan untuk membatalkan sesi kualifikasi adalah langkah yang tepat agar semua tim diperlakukan adil. "Sejujurnya, saya cukup gugup untuk keluar dalam kondisi seperti itu. Kami akan menerima hasil kemarin, tetapi besoklah yang benar-benar penting. Para pesaing kami sangat kuat dan kami sangat menghormati mereka karena mereka memiliki banyak pengalaman dalam berbagai situasi yang dapat terjadi dalam balap ketahanan," jelasnya.

Dia juga menyatakan, "Setiap kali saya memeriksa ramalan cuaca, ramalan itu selalu berubah, jadi tidak ada gunanya mencoba memprediksinya. Secara pribadi, saya lebih suka balapan yang benar-benar basah atau yang benar-benar kering. Kondisi yang terus berubah ini membuat segalanya menjadi sedikit sulit diprediksi, tetapi apa pun yang terjadi, saya pikir kami sudah siap dan mampu melakukan pekerjaan dengan baik."

Artikel Terkait