Manchester City telah dinyatakan bersalah atas 114 dakwaan pelanggaran finansial, yang menjadi perbincangan di kalangan pemain Timnas Inggris. Sejak Februari 2023, Premier League telah menuduh klub ini melakukan 115 pelanggaran, di mana satu kasus telah digugurkan oleh panel independen, sementara 114 pelanggaran lainnya tetap berlaku.
Pelanggaran yang dilakukan oleh Manchester City berfokus pada penggelembungan pendapatan sponsor dan juga melanggar peraturan keuangan antara tahun 2009 hingga 2018. Kasus ini berpotensi memberikan dampak besar bagi klub, termasuk kemungkinan pengurangan poin, denda yang signifikan, dan bahkan pencabutan gelar yang diraih selama periode yang bermasalah.
Diskusi di Ruang Ganti
Isu yang menimpa Manchester City tidak hanya menjadi perhatian penggemar, tetapi juga menjadi topik hangat di kalangan pemain. Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, menyatakan bahwa ada diskusi mengenai kasus ini di ruang ganti. Meskipun demikian, Kane menegaskan bahwa saat bersama Timnas Inggris, mereka dapat mengesampingkan masalah klub.
"Ada pembicaraan [soal itu], tetapi pada akhirnya, ketika kami bersama Timnas Inggris, kami mengesampingkan klub dan hal itu tidak berbeda minggu ini," ungkap Kane setelah pertandingan melawan Spanyol, di mana Inggris kalah 2-3 pada 27 September 2026.
Pendapat Manajer Timnas
Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel, juga mengakui bahwa pembahasan mengenai Manchester City terjadi di antara para pemain. Namun, ia menekankan bahwa hal tersebut tidak mengganggu fokus tim dalam persiapan mereka.
Beberapa pemain Manchester City yang membela Timnas Inggris, seperti Marc Guehi, Nico O'Reilly, dan Elliot Anderson, turut berpartisipasi dalam pertandingan tersebut. Meskipun situasi ini cukup rumit, Timnas Inggris berusaha untuk tetap fokus dan tidak terpengaruh oleh kasus yang sedang berlangsung.