Logo
Sepakbola

Kekacauan di Manchester United: Klarifikasi Lisandro Martinez

Lisandro Martinez memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang dianggap menyerang manajemen Manchester United, sementara Roy Keane menilai situasi di klub sangat kacau.

S
Surya Kirana
16 October 2026 20 pembaca
Lisandro Martinez melontarkan 'serangan' ke petinggi Manchester United belum lama ini. (Foto: Action Images via Reuters/Peter Cziborra)
Lisandro Martinez melontarkan 'serangan' ke petinggi Manchester United belum lama ini. (Foto: Action Images via Reuters/Peter Cziborra)

Jakarta - Lisandro Martinez menjelaskan pernyataannya yang dianggap menyerang pihak klub, meskipun ia tidak secara langsung meminta maaf. Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, menyatakan bahwa kondisi tim saat ini sangat kacau.

Martinez sempat mengundang perhatian setelah mengeluarkan komentar yang bernada kritik terhadap manajemen klub, yang diucapkannya setelah tim mengalami kekalahan dari Atletico Madrid. Kekalahan tersebut menandai lima pertandingan tanpa kemenangan bagi Manchester United. Martinez merasa kecewa karena klub tidak memperkuat tim dengan baik untuk melanjutkan performa positif dari musim lalu. Saat ini, Manchester United kesulitan bersaing di dua kompetisi utama, yaitu Premier League dan Liga Champions.

Klarifikasi dari Martinez

Setelah pernyataannya menjadi topik hangat, bek asal Argentina itu berusaha meluruskan maksudnya. Ia mengakui bahwa dirinya terpengaruh oleh kemarahan dan frustrasi, serta menegaskan bahwa niatnya adalah agar Manchester United bisa lebih kompetitif.

Pandangan Roy Keane

Menyikapi situasi ini, Roy Keane tidak ragu untuk menyebut bahwa keadaan klub saat ini sangat berantakan, terutama di ruang ganti. "Akan ada penggemar yang bilang itu hal yang bagus, sebagian lagi akan bilang Anda merugikan tim -terutama jika komentar tersebut datang dari pemain yang performanya sedang tidak maksimal di saat tim sedang kesulitan," ujarnya dalam podcast The Overlap.

Keane menambahkan, "Buat saya, jika melihat kondisi klub saat ini, situasinya benar-benar kacau, seperti sebuah sirkus." Ia mengungkapkan keprihatinan terhadap pemain yang melontarkan komentar di saat tim sedang mengalami kesulitan, dan mengingatkan bahwa seharusnya mereka terlebih dahulu merenungkan diri sebelum berkomentar.

Walaupun demikian, Keane percaya bahwa komentar Martinez tidak akan menyebabkan perpecahan di dalam tim, karena Manchester United memang sudah lama tidak solid. "Menurut saya, ini tidak akan sampai terjadi perpecahan besar -karena sejujurnya, memang ada banyak tanda tanya mengenai ruang ganti ini," tambahnya.

Keane juga menyoroti kurangnya sosok berkarakter kuat di dalam tim, serta menyatakan bahwa ia tidak melihat adanya pemain senior yang bisa memimpin. "Saya melihatnya sebagai seorang bek tengah yang justru sering melakukan banyak kesalahan," tuturnya.

Martinez kemudian meminta maaf melalui media sosial setelah berbicara dengan pihak klub dan menerima sanksi denda.

Artikel Terkait