Dewa United Banten menargetkan gelar juara dalam IBL All Indonesian 2026 dengan membawa 13 pemain ke turnamen yang berlangsung dari 24 Oktober hingga 1 November. Salah satu pemain yang menarik perhatian adalah Kaleb Ramot Gemilang, yang kembali memperkuat tim setelah sebelumnya absen akibat cedera Achilles saat mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia di Australia.
Kembalinya Kaleb menjadi aset berharga bagi Dewa United, terutama dalam memperkuat posisi forward. Pengalamannya di lapangan diharapkan dapat membantu tim menjaga keseimbangan permainan saat bersaing di turnamen pramusim ini. Selain Kaleb, Dewa United juga mengandalkan beberapa pemain berpengalaman di kompetisi basket profesional, seperti Hardianus Lakudu, Dio Tirta Saputra, dan Pandu Wiguna.
Pemain Muda Berkesempatan Tampil
Di samping itu, tim juga diperkuat oleh Kennie Elbert Kristanto, Erick Ibrahim Junior, Elang Satria Rajendra Dewanto, Bryan Fernando Korisano, Radithyo Wibowo, dan Arthur Vadel Karisma Putra. Kehadiran para pemain ini memberikan banyak pilihan bagi pelatih untuk merancang strategi. Dewa United perlu menemukan kombinasi yang tepat agar dapat tampil konsisten sejak pertandingan pertama.
Turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi tiga pemain rookie, yaitu I Nyoman Aldo Dharma Yudha, Coby Khae Jennings, dan Sakha Perwira Ramadhan Dewanto, untuk merasakan persaingan dan menunjukkan kemampuan mereka di level profesional.
Strategi Pelatihan dan Target Tim
Dari sisi kepelatihan, Dewa United akan dipimpin oleh Yurifan Hosen sebagai kepala pelatih, dibantu oleh Andri Malay dan Gustas Maskoliunas sebagai asisten pelatih. Target Dewa United cukup jelas; setelah menjadi runner-up di IBL All Indonesian 2025, mereka ingin melangkah lebih jauh dan meraih trofi juara.
Komposisi pemain yang menggabungkan pengalaman dan semangat muda menjadi modal awal untuk mencapai target tersebut. Namun, semua akan bergantung pada performa di lapangan, termasuk kemampuan menjaga konsistensi dan ketenangan saat menghadapi pertandingan penting.