Beberapa bulan menjelang ulang tahunnya yang ke-35, Nikola Kalinic tengah berada di fase akhir karier profesionalnya. Kariernya telah membawanya ke sejumlah klub top Eropa seperti Fenerbahçe, Valencia Basket, dan Barça, sebelum akhirnya kembali ke Crvena Zvezda, di mana ia kini menjalani tahap ketiga yang mungkin akan segera berakhir.
Kalinic menghabiskan dua musim di Barça. Pada musim pertamanya, ia dilatih oleh Sarunas Jasikevicius, dan pada musim kedua, ia berada di bawah arahan Roger Grimau. Selama periode tersebut, banyak klub Eropa yang mengincar Kalinic, yang dikenal sebagai salah satu aset berharga bagi tim mana pun. Ia adalah seorang penyerang berpengalaman, handal dalam pertahanan, serta memiliki kemampuan mencetak poin yang baik, dan telah berpartisipasi dalam ribuan pertandingan, beberapa di antaranya dengan tingkat kompetisi yang sangat tinggi. Pemain asal Serbia ini meraih gelar juara Eropa bersama Fenerbahçe pada tahun 2017 dan mengangkat trofi Liga Endesa 2023 selama masa baktinya di Palau.
Kontroversi dan Perpisahan dengan Barça
Masa tinggal Kalinic di Barça tidak lepas dari kontroversi. Meskipun Grimau memiliki kenangan positif tentang Kalinic, pelatih asal Catalan itu terpaksa mengeluarkannya dari skuad akibat masalah non-olahraga dalam pertandingan terakhir musim ini di semifinal ACB melawan Real Madrid. Kontrak Kalinic dengan Barça telah berakhir, dan tidak ada tawaran perpanjangan yang diajukan, sama seperti beberapa pemain lainnya di tim tersebut, yang menyebabkan fokusnya menurun.
Kembali ke Crvena Zvezda dan Masa Depan yang Tidak Pasti
Setelah meninggalkan Palau, Kalinic kembali ke Crvena Zvezda, tim yang telah ia bela selama dua musim terakhir. Di Euroleague, mereka tersingkir di babak Play-In setelah menempati posisi kesepuluh di kedua musim tersebut. Di Liga Adriatik, mereka menyaksikan Partizan pada tahun 2025 dan Dubai Basket pada tahun 2026, tetapi tidak berhasil meraih trofi di final yang tidak mereka ikuti. Singkatnya, tahun-tahun terakhir ini bukanlah masa yang gemilang bagi klub di Belgrade.
Proyek Crvena Zvezda mengalami pembaruan besar-besaran pada musim panas, dengan kedatangan Ibon Navarro sebagai pelatih dan beberapa pemain baru seperti Chris Jones, David Kramer, dan Jonathan Motley. Di posisi small forward, pemain seperti Jordan Nwora dan Ognjen Dobric masih bertahan, namun masa depan Kalinic di Red Star masih belum jelas.