Dalam ajang World Superbike (WSBK) 2026, mantan pebalap MotoGP, Jonathan Rea, menyatakan bahwa Alvaro Bautista bersama Ducati memiliki potensi yang lebih tinggi, meskipun saat ini mengalami sejumlah kesulitan. Bautista, yang berpindah ke tim Barni, merupakan tim non-pabrikan, setelah sebelumnya membela Aruba.it Racing Ducati, untuk memberikan kesempatan kepada Iker Lecuona.
Musim ini menandai tahun pertama Bautista bersama tim Barni, yang merupakan satu-satunya tim satelit Ducati dengan dua motor di WSBK. Dia bergabung dengan Yari Montella, yang sebelumnya finis di posisi ke-17 pada klasemen tahun lalu. Montella sendiri telah menunjukkan performa yang mengesankan dengan berhasil naik podium 10 kali dari 24 balapan yang telah dilalui, termasuk tujuh balapan terakhir secara beruntun. Sementara itu, Bautista justru menghadapi kendala dan belum mampu menembus enam besar sejak meraih posisi keempat dalam Superpole Race di Baltaton Park pada awal bulan Mei.
Performa Bautista yang Menurun
Pada putaran terakhir di Donington, kesulitan yang dihadapi Bautista semakin terlihat. Dia hanya mampu finis di posisi ke-14 pada Race 1 dan hampir masuk ke dalam sepuluh besar di Race 2. Mengingat prestasinya yang pernah meraih tiga gelar juara dunia, termasuk dua di World Superbike bersama Ducati, hasil yang diraih saat ini terbilang mengejutkan, terutama mengingat dominasi motornya di musim ini.
Ducati sendiri telah memenangkan semua 24 balapan yang berlangsung hingga saat ini, dan pada Race 1 di Donington, mereka mendominasi enam besar, sementara Bautista berada di posisi ke-14. Menurut Jonathan Rea, yang merupakan salah satu rival utama Bautista, alasan di balik kesulitan yang dialami Bautista di tahun 2026 tidak dapat didefinisikan secara jelas. Namun, Rea merasa bahwa kombinasi antara Bautista, Ducati, dan tim Barni saat ini tidak sepenuhnya dimaksimalkan.
Pernyataan Jonathan Rea
“Sejujurnya, dia tidak memaksimalkan paketnya. Dari luar, sepertinya dia kesulitan,” ungkap Rea setelah Race 2 di UK WorldSBK. “Tapi, kecuali Anda berada di posisinya atau di tim, Anda tidak akan mengerti apa yang terjadi. Bukan urusan saya untuk berkomentar. Dia orang yang sangat berbakat. Potensinya lebih tinggi, potensi motornya juga lebih tinggi,” tambahnya.