Logo
Basket

Ketegangan antara Kevin Durant dan Mat Ishbia di Phoenix Suns

Meskipun Kevin Durant telah meninggalkan Phoenix Suns, ketegangan antara dirinya dan pemilik tim, Mat Ishbia, justru semakin meningkat. Perselisihan ini dipicu oleh evaluasi Ishbia terhadap keputusan...

D
Dharma Kusuma
19 October 2026 22 pembaca
Konflik Kevin Durant dan Mat Ishbia Memanas di Phoenix Suns - sumber: (mainbasket)
Konflik Kevin Durant dan Mat Ishbia Memanas di Phoenix Suns - sumber: (mainbasket)

Kevin Durant telah resmi meninggalkan Phoenix Suns, namun ketegangan antara dirinya dan pemilik tim, Mat Ishbia, justru semakin meningkat. Ketidakberhasilan proyek besar yang dijalankan Suns baru-baru ini memicu perdebatan di antara keduanya.

Perselisihan ini bermula dari wawancara Ishbia dengan CNBC Sport pada hari Jumat (16/10) waktu setempat, di mana ia mengkritisi keputusan untuk mendatangkan Durant melalui pertukaran dengan Brooklyn Nets pada Februari 2023. Dalam transaksi tersebut, Suns mengorbankan banyak aset, termasuk melepaskan Mikal Bridges, Cameron Johnson, dan Jae Crowder, dengan harapan dapat membangun tim yang kompetitif untuk meraih gelar NBA.

Ishbia kini merasa bahwa pendekatan tersebut adalah langkah yang keliru. Ia berpendapat bahwa mereka hanya membuang banyak uang untuk merekrut pemain bintang tanpa memiliki struktur tim yang solid. "Itulah langkah yang kami ambil. Namun, keputusan itu mengarah pada upaya mendatangkan Kevin Durant. Langkah itu tidak sejalan dengan visi saya. Kami menjalaninya beberapa tahun, tetapi tidak berhasil," ungkap Ishbia.

Evaluasi yang Memicu Reaksi

Selain kehilangan tiga pemain inti, Suns juga menyerahkan empat hak pilih putaran pertama NBA Draft tanpa perlindungan serta hak pertukaran pilihan putaran pertama pada 2028. Investasi besar ini tidak membuahkan hasil yang diharapkan, bahkan tidak membawa mereka ke Final Wilayah Barat. Suns hanya mampu mencapai semifinal pada 2023 dan kemudian tersingkir oleh Timberwolves di ronde pertama playoff 2024, serta gagal lolos ke playoff pada 2025.

Setelah musim tersebut, Ishbia memutuskan untuk menukar Kevin Durant, mendatangkan manajer umum dan pelatih baru, serta terlibat langsung dalam menentukan tipe pemain yang diinginkan dalam organisasi ini, jelasnya lebih lanjut.

Reaksi Kevin Durant

Pernyataan Ishbia tersebut memicu reaksi dari Durant. Pemain yang meraih gelar MVP NBA 2014 itu menyindir Ishbia melalui akun X pada hari Sabtu (17/10), menunjukkan kekecewaannya terhadap cara Ishbia mengevaluasi masa kebersamaan mereka. "BlameKD, padahal KD tetap bermain di level tertinggi pada usia 36 tahun dan membantumu mendapatkan kultur yang sekarang sangat kau banggakan. Matthew bertingkah seolah-olah saya ditangkap karena mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau semacamnya," tulis Durant.

Ishbia pun memberikan tanggapan melalui platform yang sama, menegaskan bahwa dirinya tidak menyalahkan Durant atas kegagalan Suns dan mengklaim bahwa Durant tidak melihat konteks secara keseluruhan. "Kamu jelas tidak menonton wawancaranya. Saya tidak menyalahkanmu. Saya senang dengan budaya yang sedang kami bangun di Phoenix. Kami memiliki orang-orang yang tepat dan fokus yang tepat sekarang. Semoga sukses musim ini di Houston," balas Ishbia.

Namun, Durant tampaknya belum puas dengan tanggapan tersebut. Juara NBA dua kali itu kembali menyentil Ishbia dengan menyinggung besarnya uang yang harus dikeluarkan Suns untuk merekrutnya. "Kamu seharusnya berterima kasih setiap ada kesempatan. Kamu tidak perlu membayar saya dengan uang yang sangat besar agar saya bermain untuk tim lain," ucap Durant.

Kendati Suns mengalami kegagalan sebagai tim, kontribusi individu Durant tetap mengesankan. Ia mencatat rata-rata 26,8 poin, 6,3 rebound, dan 4,6 asis dalam 145 pertandingan. Akhirnya, Suns melepas Durant ke Rockets pada musim panas 2025, dalam sebuah transaksi besar yang melibatkan tujuh tim.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait