Manchester United (MU) menghadapi masa sulit di awal Liga Inggris musim ini, hanya meraih satu kemenangan, empat hasil imbang, dan dua kekalahan dalam tujuh pertandingan. Dengan total tujuh poin, mereka kini berada di posisi ke-13 klasemen.
Kemenangan terakhir MU terjadi pada akhir Agustus, ketika mereka mengalahkan Ipswich dengan skor 5-2. Namun, sebulan setelahnya, tim tersebut tidak mampu meraih kemenangan lagi. Dalam situasi ini, Bruno Fernandes, yang menjabat sebagai kapten, mendapatkan perhatian khusus karena penampilannya yang dianggap 'menghilang' di lapangan.
Statistik Kehilangan Penguasaan Bola
Bruno Fernandes mencatatkan statistik yang mencolok dengan kehilangan penguasaan bola sebanyak 106 kali, menjadikannya sebagai pemain dengan catatan terburuk dalam hal ini. Meskipun ia telah mencetak tiga gol di Liga Inggris, semua gol tersebut hanya tercipta saat menghadapi Leeds. Setelah itu, Bruno tidak berhasil mencetak gol atau memberikan assist dalam lima pertandingan berturut-turut.
Perubahan Taktik di Lapangan
Dalam dua pertandingan terakhir, posisi Bruno Fernandes ditarik lebih ke belakang, sementara posisi gelandang serang diisi oleh Tielemans. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai taktik yang diterapkan oleh pelatih Michael Carrick. Apakah ada yang salah dengan strategi yang digunakan?
Dengan kondisi ini, Manchester United harus segera menemukan solusi untuk memperbaiki performa tim agar dapat bersaing di papan atas Liga Inggris.